Dialog Ahlussunnah vs Khawarij (Bantahan Ringkas)

YUK SHARE:

BANTAHAN RINGKAS UNTUK MENANGKAL SYUBHAT RADIKALIS KHAWARIJ ( Khawarij vs Ahlussunnah )

BANTAHAN RINGKAS UNTUK MENANGKAL SYUBHAT RADIKALIS KHAWARIJ ( Khawarij vs Ahlussunnah )

dialog khawarij vs ahlussunnah

­čöŞKHAWARIJ:
Apakah memberontak penguasa yang dholim menyelisihi prinsip ahlussunnah?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Ya!

­čöŞKHAWARIJ:
Mana dalilnya?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Dalilnya adalah hadits 'Ubadah (Rasululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda) yang artinya:
“ ...(wajib mentaati penguasa) kecuali jika kamu melihat penguasa telah kafir secara terang-terangan.”

­čöŞKHAWARIJ:
KEMAKSIATAN sama   dengan KEKAFIRAN.
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Salah! Kamu menyelisihi. Hadits 'Auf bin Malik (artinya):
“...ketahuilah, barangsiapa yang dipimpin oleh seorang penguasa kemudian ia melihat pemimpinnya melakukan suatu kemaksiatan kepada Alloh maka bencilah kemaksiatannya, namun janganlah mencabut ketaatan kepadanya.”

­čöŞKHAWARIJ:
Umar -rodliyallohu 'anhu berkata:
“Qowwimuuniy.” (luruskanlah aku)
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Jika hal itu benar, makna "at-taqwiim" maknanya adalah MEMBENAHI bukan MEMBONGKAR (penguasa).

­čöŞKHAWARIJ:
Sampai kapan kita bersabar (terhadap penguasa yang dholim)?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Hadits Usaid:
“... (bersabar) hingga kamu bertemu aku di telaga (di akhirat).”

­čöŞKHAWARIJ:
Bagaimana dengan hak kita yang telah dirampas penguasa?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Hadits Ibnu Mas'ud:
“...dan mintalah hak-hakmu kepada Alloh.”

­čöŞKHAWARIJ:
Mentaati penguasa hanya untuk penguasa yang kami ridhoi bukan kepada orang yang mengambil kekuasaan secara paksa/dholim.
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Hadits Al-'Irbadl (artinya) :
“...(taatilah) meskipun yang memerintahmu adalah seorang budak (hitam) dari habasyah (afrika).”
(Dalam syari'at Islam seorang budak tidak boleh jadi penguasa, pent.)

­čöŞKHAWARIJ:
Bersabar hanya berlaku terhadap penguasa yang menerapkan syariat  tetapi (yang kesalahannya) masih bisa ditolerir. Adapun penguasa yang tidak mengambil syariat sebagai petunjuk dan menghukumi dengan hawa nafsunya, maka nash-nash dalil (yang memerintahkan taat) tidak bisa diterapkan terhadap orang yang seperti ini.
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Kamu dusta! (Ketaatan tetap diberikan kepadanya) berdasarkan hadits Hudzaifah:
“...mereka tidak membimbing dengan bimbingan (sunnah)ku .... namun tetaplah mendengar dan mentaatinya).”

­čöŞKHAWARIJ:
Seperti apa pendirian salaf?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Mereka telah sepakat tentang haramnya memberontak. Ijma' (kesepakatan) mereka telah dinukil oleh Imam An-Nawawiy, Ibnu Hajar, Ibnu Taimiyah dan Asy-Syaukaniy.

­čöŞKHAWARIJ:
Bagaimana mungkin mereka dikatakan BERSEPAKAT sementara  Ibnu Az-Zubair melakukan pemberontakan?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Kamu dusta. Ibnu Az-Zubair tidaklah memberontak penguasa, karena saat itu kaum muslimin tidak memiliki imam yang bersifat umum. Demikian pula kepemimpinan saat itu sedang vakum setelah meninggalnya Yazid. Setelah itu Ibnu Az-Zubair dibaiat oleh penduduk Makkah, penduduk Hijaz-pun tunduk kepadanya.

­čöŞKHAWARIJ:
Lalu bagaimana dengan pemberontakan terhadap Al-Husain?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Dia tidak memberontak untuk mengambil alih kekuasaan, namun penduduk Bashroh yang memintanya dan mengatakan:
“Terimalah permintaan kami, kami tidak mempunyai pemimpin.”
Namun ketika dia mengetahui bahwa kepemimpinannya mengandung rekayasa, dia menyesal dan meminta udzur untuk kembali kepada keluarganya atau pergi ke Yazid atau pergi ke perbatasan. Namun permintaannya ditolak oleh orang-orang yang dholim. Kemudian Al Husain dibunuhnya dalam keadaan didholimi dan mati syahid -rodliyallohu 'anhu.

­čöŞKHAWARIJ:
Sungguh terjadi pemberontakan pula selain dua kasus di atas, apakah tetap dikatakan telah terjadi ijma'?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Ibnu Hajar berkata:
“Keluarnya sebagian salaf untuk mengambil alih kekuasaan terjadi sebelum terjadinya ijma' (konsensus) atas haramnya memberontak penguasa yang dholim.” [Lihat: Marqootul Mafaatih, hadits no. 1125]
Imam An-Nawawiy mengatakan:
“Dikatakan bahwa pada awalnya memang terjadi perbedaan pendapat, namun kemudian tercapailah KESEPAKATAN tentang dilarangnya memberontak penguasa.”

­čöŞKHAWARIJ:
Harga barang di pasaran pada naik, terjadi krisis ekonomi disebabkan oleh kedholiman penguasa.
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Jika rakyat memberontak, maka keadaan ekonomi akan lebih parah lagi . Dan sungguh akan hilanglah keamanan. Akan terjadi pula pertumpahan darah dan perusakan kehormatan. Setiap orang yang mengerti sejarah akan yakin bahwa pemberontakan tidak membawa perubahan kepada yang lebih baik...sama sekali.

­čöŞKHAWARIJ:
Kalau begitu apa solusinya?
­čö╣AHLUSSUNNAH:
Allohu akbar, Allohu akbar. Solusinya adalah taubat dan istighfar.

Alloh ta'ala berfirman (artinya):
“Sesungguhnya Alloh tidak merubah keadaan suatu kaum hingga mereka merubah keadaan diri mereka sendiri.”
Maka rubahlah kesyirikan dengan tauhid, rubahlah kebid'ahan dengan sunnah dan rubahlah kemaksiatan dengan ketaatan.

Allah ta'ala berfirman (artinya):
“Dan seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa, sungguh Kami akan membukakan keberkahan untuk mereka dari langit dan bumi.” [QS Al-A'rof]
Sebagian salaf mengatakan ketika harga barang-barang pada naik:
“Turunkanlah AS'AAR (harga barang) dengan ISTIGHFAAR.”

[Dari WA An-Nasihah As-Salafiyyah, Ikhwah Salafiy Al-Jazair]

[ URL ] http://www.alfawaaid.net/2016/07/artikel-bantahan-ringkas-untuk.html

Alih Bahasa: Al-Ustadz Syamsu Muhajir hafizhahullah
Diambil dari: Channel Telegram @KEUTAMAANILMU

­čĽő•┈┈┈┈•••Edisi•••┈┈┈┈┈•­čĽő
IIII ┘ůěČ┘ů┘łě╣ěę ěž┘äěúě«┘łěę ěž┘äě│┘ä┘ü┘Őěę •✦• MUS IIII
ⓣ http://bit.ly/ukhuwahsalaf

➥ #Manhaj #Bantahan #ahlussunnah #menangkal_syubhat #radikalis #khawarij #im #ikhwani #sururi #turatsi #ruhaili #halabi #rodjai #mlm

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

Adab-Akhlak,119,Akhirat,11,Akhwat,79,Aqidah,210,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,31,Bantahan,81,Bid'ah,40,Biografi,18,Cerita,12,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,30,Ebook,8,Fadhilah,46,Faedah Ringkas,17,Fiqih,204,Ghaib,10,Hadits,93,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,28,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,74,Inspiratif,24,IT,10,Janaiz,6,Kata Mutiara,116,Keluarga,113,Khawarij,21,Kisah,101,Kontemporer,104,Manhaj,102,Muamalah,33,Nabi,9,Nasehat,333,Poster,5,Puasa,35,Qurban,16,Ramadhan,24,Rekaman,1,Remaja,98,Renungan,18,Ringkasan,87,Sahabat,23,Sehat,26,Sejarah,18,Shalat,96,Syiah,25,Syirik,2,Tafsir,25,Tanya Jawab,408,Tauhid,18,Tazkiyatun Nafs,56,Teman,12,Thaharah,12,Thallabul Ilmi,79,Tweet Ulama,5,Ulama,24,Ustadz Menjawab,3,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Dialog Ahlussunnah vs Khawarij (Bantahan Ringkas)
Dialog Ahlussunnah vs Khawarij (Bantahan Ringkas)
BANTAHAN RINGKAS UNTUK MENANGKAL SYUBHAT RADIKALIS KHAWARIJ ( Khawarij vs Ahlussunnah )
https://4.bp.blogspot.com/-LrCApId8rjg/V4iyNxQuqZI/AAAAAAAAI7o/0nXolMHD9bgCmuUJQtihiV6buC3vDfAdQCK4B/s320/dialog%2Bkhawarij%2Bvs%2Bahlussunnah.png
https://4.bp.blogspot.com/-LrCApId8rjg/V4iyNxQuqZI/AAAAAAAAI7o/0nXolMHD9bgCmuUJQtihiV6buC3vDfAdQCK4B/s72-c/dialog%2Bkhawarij%2Bvs%2Bahlussunnah.png
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
http://www.atsar.id/2016/07/dialog-ahlussunnah-vs-khawarij-bantahan.html
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/2016/07/dialog-ahlussunnah-vs-khawarij-bantahan.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Qodarullah, post tidak ditemukan... LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA LAGI AH... LABEL ARSIP CARI ARTIKEL SEMUA ARTIKEL Qodarullah, artikel yang antum cari tidak ditemukan ! Ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikuti THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy