Walaupun bukan dengan pena, aku 'kan tetap mencatat...

YUK SHARE:

Abu ayyub. Demikian kerap dia disapa. Seorang pria sederhana yang tinggal di sebuah ma'had sederhana di tengah rimbun kebun sawit.

Walaupun bukan dengan pena, aku 'kan tetap mencatat...


Abu ayyub. Demikian kerap dia disapa. Seorang pria sederhana yang tinggal di sebuah ma'had sederhana di tengah rimbun kebun sawit. Jangan dibayangkan ma'had ini seperti ma'had as-salafy jember atau seperti ma'had al-bayyinah gresik atau yang lain. Jauh... jauh... ya akhi. Ma'had sederhana di tengah kehidupan sederhana.

Sehari-hari abu ayyub ini bertugas mengumandangkan adzan. Ya, beliau adalah muadzin di tempat ini. Setiap masuk waktu shalat engkau akan melihat abu ayyub berjalan menuju masjid. Dengan meraba satu demi satu batako yang belum diplester itu, dengan tenang abu ayyub menyusuri jalan. Tepat sekali dugaanmu ya akhi, abu ayyub adalah seorang yang buta. Sejenak kemudian, sayup-sayup terdengar suara merdu nan khas menyarakan lafadz adzan tanpa dilengkapi pengeras suara. Suara syahdu nan lantang...

tetapi bukan ini yang ingin kuceritakan kepadamu kawan...

ketika waktu ta'lim tiba, engkau akan melihat abu ayyub datang dengan membawa sebuah majalah. Mungkin akan terlintas dalam fikiran kita sebuah komentar sinis, " ada apa ini orang buta bawa-bawa majalah segala?! Kayak bisa baca aja...?!".

La tasta'jil ya akhi..., jangan terburu-buru menarik kesimpulan...

Abu ayyub senantiasa duduk di sebelah kiri dari pembicara. Duduk tenang lengkap dengan majalah tersebut di depannya, masih belum tergambar?? Thoyyib...

sejurus kemudian, beliau mengeluarkan sebuah benda persegi panjang berwarna biru, lah... benda apa lagi ini... aneh?!? Ya agak kurang lazim rasanya bagi orang yang tidak biasa melihatnya...

Sesaat kemudian al-akh pembicara ini mulai menyampaikan sepatah dua patah nasehatnya...

Senada dengan rangkaian nasehat dari al-akh ini, terdengar suara ctak...ctak...ctak...

Suara apa itu? Mesin ketik kah? Kurasa tidak...

Suara itu berasal dari abu ayyub. Ternyata benda persegi panjang berwarna biru tadi adalah semacam alat tulis bagi para tunanetra. Huruf-hurufnya tentu tidak sama dengan yang kita kenal. Suara ctak...ctak... itu berasal dari benda tersebut. Dengan kode braile abu ayyub mencatat nasehat al-akh tersebut, satu titik untuk A, dua titik untuk B, begitu seterusnya...

Abu ayyub dengan serius mencatat...

Subhanallah... orang buta ini mencatat...

Ya, gak salah liat ini... orang buta ini mencatat...

Suara ctak...ctak terus membahana sampai ta'lim berakhir.

Kemudian abu ayyub pun pulang dengan membawa oleh-oleh berupa catatan yang akan dibacanya kembali diwaktu senggangnya nanti...

Maka perhatikan ya akhi karim...

Orang ini dengan keterbatasannya tetap mencatat selama ta'lim berlangsung, bagaimana dengan anda...?

Tidakkah engkau merasa malu wahai para "jipinger", engkau dengan indra penglihatan yang masih bagus rela hanya sekedar JIPING ketika menuntut ilmu, sementara saudaramu ini yang tidak sesempurna dirimu senantiasa mencatat ilmu yang didapatkannya, tentunya dengan segala keterbatasaanya...

Tidakkah engkau merasa malu???

Ditulis oleh :
Al ustadz Muhammad Al Soloky

Salafy Perawang

KOMENTAR

BLOGGER
KAMI BUKAN TERORIS
Nama

Adab-Akhlak,123,Akhirat,12,Akhwat,84,Aqidah,216,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,31,Bantahan,89,Bid'ah,40,Biografi,29,Cerita,13,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,30,Ebook,8,Fadhilah,47,Faedah Ringkas,17,Fiqih,214,Ghaib,11,Hadits,97,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,29,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,76,Inspiratif,25,IT,10,Janaiz,6,Kata Mutiara,121,Keluarga,123,Khawarij,21,Kisah,113,Kontemporer,110,Manhaj,117,Muamalah,37,Nabi,9,Nasehat,360,Poster,6,Puasa,36,Qurban,16,Ramadhan,24,Rekaman,1,Remaja,101,Renungan,22,Ringkasan,90,Sahabat,30,Sehat,26,Sejarah,18,Shalat,100,Syiah,26,Syirik,2,Tafsir,25,Tanya Jawab,427,Tauhid,19,Tazkiyatun Nafs,64,Teman,12,Thaharah,13,Thallabul Ilmi,82,Tweet Ulama,6,Ulama,28,Ustadz Menjawab,3,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Walaupun bukan dengan pena, aku 'kan tetap mencatat...
Walaupun bukan dengan pena, aku 'kan tetap mencatat...
Abu ayyub. Demikian kerap dia disapa. Seorang pria sederhana yang tinggal di sebuah ma'had sederhana di tengah rimbun kebun sawit.
http://2.bp.blogspot.com/-XAmCAGYVorQ/VprBFz2uujI/AAAAAAAAG3g/RtuKF7djQRA/s400/mesin%2Bbraille.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-XAmCAGYVorQ/VprBFz2uujI/AAAAAAAAG3g/RtuKF7djQRA/s72-c/mesin%2Bbraille.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
http://www.atsar.id/2016/01/walaupun-bukan-dengan-pena-aku-kan.html
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/2016/01/walaupun-bukan-dengan-pena-aku-kan.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Qodarullah, post tidak ditemukan... LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA LAGI AH... LABEL ARSIP SEARCH SEMUA ARTIKEL Qodarullah, artikel yang antum cari tidak ditemukan ! Ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy