Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah

SHARE:

Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah | Audio Ustadz Luqman Baabduh dan Ustadz Muhammad As Sewed

Apa Itu Sha'afiqah?
PENJELASAN AL-‘ALLAMAH RABI’ BIN HADI AL-MADKHALI hafizhahullah Terkait FITNAH “ASH-SHA’AFIQAH”

بسم اهلل الرحمن الرحيم

Pengantar Penerjemah :

احلمد هلل رب العادلني، والصالة والسالم على ادلبعوث رمحة للعادلني، وعلى آلو وصحبو أمجعني، أما بعد :

Sebuah artikel penting untuk diketahui Salafiyyin, karena di dalamnya terkandung fatwa dan nasehat al-‘Allamah al-Muhaddits al-Mujahid al-Walid asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi ‘Umair al-Madkhali hafizhahullah, terkait fitnah yang memecah belah salafiyyin di berbagai negara akhir-akhir ini.

Sebuah fitnah yang dinamakan sebagai fitnah “ash-Sha’afiqah.”

Fatwa dan nasehat asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali yang tercantum di dalamnya adalah hasil dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Salafiyyin dari negeri Tunisia. Fitnah ini bermula dari berbagai tahdzir DR. Muhammad bin Hadi – waffaqahullah – terhadap masyaikh Salafiyyin, yang beliau hembuskan sejak beberapa waktu yang lalu. Kemudian permasalahan ini dipelajari dengan serius oleh ulama kibar di masa ini, antara lain : al-‘Allamah Rabi bin Hadi al Madkhali sebagai Pembawa Panji al-Jarh wa at-Ta’dil di masa ini, dan al‘Allamah ‘Ubaid al-Jabiri hafizhahumallah.

Kedua ulama kibar di atas segera mengambil langkah-langkah tepat untuk memadamkan api fitnah yang terus dikobarkan itu. Langkah-langkah tersebut antara lain,

1. Mempelajari dengan seksama sebab munculnya fitnah.

2. Menuntut kepada DR. Muhammad bin Hadi untuk mendatangkan dalil dan hujjah atas tahdzirnya yang telah memecah belah salafiyyin di berbagai negara tersebut.

3. Mempelajari dengan seksama dan penuh ketelitian berkas-berkas yang diserahkan oleh asy-Syaikh Muhammad bin Hadi kepada beliau (al‘Allamah Rabi), yang dianggapnya sebagai hujjah. Namun demikian asy Syaikh Rabi’ mengatakan,

قد قرأهتا حرفا حرفا ومل أجد شيئا

“Aku telah membacanya huruf demi huruf, namun aku tidak mendapati satu (hujjah)pun”

Dalam kesempatan lain, saat menjawab pertanyaan Salafiyyin dari negeri Inggris, beliau menegaskan

قرأهتا من البداية إىل النهاية، وليس ىناك دليل على ذلك

“Aku telah membacanya (berkas-berkas dari DR. Muhammad bin Hadi) dari awalnya hingga akhirnya, namun tidak terdapat dalil apapun atas tahdzirnya tersebut. [1]”
_____________
[1] Pada awal-awal asy-Syaikh Muhammad menyerahkan berkas-berkas ini yang beliau anggap sebagai hujjah kepada asy-Syaikh Rabi’, para pengikut DR. Muhammad bin Hadi yang bertaqlid dan fanatik kepadanya, dengan penuh yakin menyatakan, “Berkas-berkas sudah diserahkan kepada asy-Syaikh Rabi’, mari kita tunggu jawaban asy-Syaikh Rabi’.” Namun kenyataannya setelah asySyaikh Rabi’ menjawab, mereka tidak lagi mempedulikan jawaban asy-Syaikh Rabi’ tersebut. Malah mereka terus mengobarkan api fitnah di berbagai negara. 

4. Menenangkan Salafiyyin di berbagai negara, agar tidak terpecah belah disebabkan fitnah ini. Hal ini beliau sampaikan di berbagai kesempatan, baik melalui teleconference, maupun kepada para ikhwah yang datang kepada beliau. Hal ini beliau lakukan tanpa jenuh dan tanpa jemu.
Langkah-langkah di atas, selalu ditempuh oleh para ulama dalam menghadapai fitnah-fitnah sebelumnya. Baik fitnah Abul Hasan alMa’ribi, Fitnah Falih al-Harbi, Fitnah al-Hajuri, dll.

5. Setelah asy-Syaikh Rabi melihat kemungkaran dan kezhaliman di balik tahdzir-tahdzir DR. Muhammad bin Hadi semakin meluas, maka asy Syaikh Rabi’ mengizinkan kepada pihak-pihak yang terzhalimi, yang tertuduh dengan tuduhan ash-Sha’afiqah, untuk menulis bantahan terhadap tuduhan-tuduhan DR. Muhammad bin Hadi yang tidak benar dan tidak tegak di atas dalil tersebut. Maka muncullah bantahanbantahan ilmiah dari para masyaikh dan para penuntut ilmu, di samping keterangan-keterangan serta persaksian-persaksian, baik dari dalam negeri Arab Saudi, maupun dari Yaman, Tunisia, Libia, Maroko, Sudan, Belanda, Inggris, dll.

Alhamdulillah, dengan tahapan kelima ini, banyak dari Salafiyyin dari berbagai negara tersadarkan dari berbagai syubhat-syubhat fitnah yang dimunculkan oleh asy-Syaikh DR. Muhammad bin Hadi ini.

Semoga Salafiyyin di negeri ini Allah selamatkan dari fitnah ini, sebagaimana sebelumnya telah Allah selamatkan dari fitnah-fitnah yang telah lalu. Tentu semua itu semata-mata berkat karunia-Nya, kemudian bimbingan asy-Syaikh al‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali dan asy-Syaikh Ubaid al-Jabiri hafizhahumallah. Sebagaimana kami juga berdo’a agar Allah melindungi asy Syaikh
Muhammad bin Hadi dari fitnah dan mengembalikannya ke jalan yang benar dan kepada sikap yang adil dan ilmiah.

Maka berikut ini kami sajikan kepada Salafiyyin Indonesia, terjemah jawaban al‘Allamah al-Muhaddits asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi hafizhahullah terkait fitnah ini. Kali ini pun beliau tampil memadamkan api fitnah terkini, sebagaimana fitnahfitnah sebelumnya (fitnah Abul Hasan, ali Halaby, Falih al-Harbi, Yahya al-Hajuri, dll). Ini sengaja kami pentingkan dan kami tampilkan, karena artikel telah dibaca ulang secara langsung oleh asy-Syaikh Rabi’ dan beliau mengizinkan
untuk disebarkan kepada Salafiyyin.


Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah
Apa itu sha'afiqah ? | Download ebooknya di bagia bawah !

Artikel tersebut, sebagaimana berikut ini :

Sebuah Penjelasan Yang Terang dalam Kunjungan
Salafiyyin Tunisia kepada Asy-Syaikh Rabi’ al-Madkhali

بسم اهلل الرمحن الرحيم
احلمد هلل والصالة والسالم على رسول اهلل

Sungguh Allah telah memberikan nikmat kepada kami dalam bentuk kunjungan ke negeri al-Haramain dalam rangka menunaikan ibadah umrah. Allah juga telah memudahkan kepada kami perjumpaan dengan al-Allamah al-Walid Rabi’ yang terjadi pada malam ke-29 Jumadal Akhirah 1439 H.

Beliau telah memberikan arahan kepada kami dan kepada saudara-saudara kami (Salafiyyin) di Tunisia dengan beberapa arahan yang kokoh. Hal itu terjadi melalui soal jawab, dan yang kami tampilkan ini adalah yang terpenting.

Pertanyaan Pertama :

Wahai syaikh kami, semoga Allah menjaga Anda, di negeri kami Tunisia, ada pemuda-pemuda yang mencela saudara-saudara mereka seraya mengatakan bahwa mereka adalah “ash-Sha’afiqah” [2]
dan “Za’anif”. Mereka ber’ashbiyyah (bertaqlid buta) kepada asy-Syaikh Muhammad bin
Hadi.
___________
[2] Istilah ini pertama kali dimunculkan oleh asy-Syaikh Muhammad bin Hadi, yang mengandung makna celaan dan penghinaan terhadap masyaikh Salafiyyin di kota Madinah khususnya. Seperti asy-Syaikh DR. Arafat, asy-Syaikh Abdul Ilah al-Juhani, asy-Syaikh Bandar al-Khaibari, asy-Syaikh Abdul Wahid al-Madkhali, asy-Syaikh Abdullah bin Shalfiq, dll



Jawaban :


Muhammad bin Hadi tidak memiliki dalil sedikitpun!! Dia tidak memiliki
walau hanya separuh hujjah.

قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ] البقرة: 111]

“Katakanlah, datangkanlah dalil-dalil (bukti-bukti) kalian, jika kalian adalah orang-orang yang jujur.” (QS. Al Baqarah : 111)

Bantahlah mereka dengan ayat ini dan yang semisalnya, serta tuntutlah mereka agar mendatangkan dalil.

Apa itu “ash-Sha’afiqah”?!! (ash-Sha’afiqah artinya adalah) orang-orang yang tidak punya ilmu.

Sementara mereka (yang dituduh sebagai ash-Sha’afiqah) adalah para profesor dan para akademisi Universitas, di antara mereka ada orang-orang yang bergelar doktor dan magister, di antara mereka ada orang-orang yang berkiprah dalam dakwah.

قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ] البقرة: 111]

“Katakanlah, datangkanlah dalil-dalil kalian, jika kalian adalah orang-orang yang jujur.” (QS. Al Baqarah : 111)

Kalau mereka (yang menduduh dengan tuduhan ash-Sha’afiqah) tidak menjadi orang-orang yang jujur maka sungguh mereka adalah para pendusta dan orang-orang yang berbuat zhalim. Sungguh yang mencela manusia tanpa didasarkan kepada dalil, ini adalah kedustaan. Maka janganlah kalian mencela seorang pun kecuali dengan hujjah-hujjah dan dalil-dalil yang jelas bagaikan matahari (yang terang benderang).

Muhammad bin Hadi tidak memiliki sedikit pun dalil!

dan dia tidak memiliki sebiji sawi pun dalil!

tidak ada padanya kecuali perbuatan kezhaliman!!

Salah satu ikhwah (yang hadir) mengatakan, Fitnah ini telah tersebar di Tunisia

Maka asy-Syaikh hafizhahullah mengatakan,

Fitnah ini sungguh telah merobek-robek (persatuan) Salafiyyin di seluruh alam. Fitnah ini telah tersebar di setiap tempat, tidak hanya di negeri kalian saja.

Pertanyaan Kedua :

Di negeri kami ada sebagian pemuda yang terjatuh pada setiap fitnah. Datang sebuah fitnah, maka dia jatuh (terlibat) di dalamnya. Kemudian dia bertaubat. Kemudian datang lagi fitnah lainnya, dia pun terjatuh lagi padanya. Lalu dia bertaubat lagi. Demikian seterusnya.

Jawaban :

Hal ini tidak boleh ini terjadi. Katakan kepada mereka agar mereka berta’anni dan tidak terburu-buru (dalam menyikapi setiap fitnah). Hendaknya mereka menjadi orang-orang yang kokoh bagaikan gunung.

Pertanyaan Ketiga :

Bagaimana cara bertaubat bagi orang yang terjatuh dalam (fitnah) seperti ini, dan turut mencela saudara-saudaranya dan menuduhnya sebagai “ashSha’afiqah” ?

Jawab :

Hendaknya dia bertaubat dan meminta maaf kepada pihak yang dia cela.

Penanya :

Kalau mereka telah menulis di salah situs internet?

Jawab :

Mereka hendaknya bertaubat, dan menuliskan permintaan maafnya di situs
internet tersebut.

Pertanyaan Keempat :

Wahai Syaikh kami, sebagian saudara-saudara kami para mahasiswa di Madinah mulai meninggalkan majelis asy-Syaikh Muhammad bin Hadi. Maka (para pengikut asy-Syaikh Muhammad bin Hadi) pun mengumumkan hajr (boikot) terhadap mereka.

Jawab :

Orang-orang yang berta’ashub (fanatik) secara batil dan bertaqlid tanpa ada landasan dalil dan hujjah, maka mereka adalah orang-orang yang buta. Itu adalah metode/cara para pengekor hawa nafsu.

Pertanyaan Kelima :

Apabila kami bantah argumentasi mereka dan kami katakan kepada mereka, bahwa tidak ada dalil (bukti) atas berbagai tahdzir tersebut. Maka serta merta mereka akan mengatakan, “Akan segera datang dalil (buktibuktinya).”

Jawab :

“Akan ada … akan ada …” Ini dusta!! Tidak ada dalil (bukti) nya!!
Jika mereka bisa mendatangkan dalil-dalil (bukti-bukti) niscaya kita akan berjalan bersama dalil-dalil tersebut.

Namun jika sekedar berbicara (mencela) orang lain secara batil, maka (kami) tidak (menerimanya).

Asy-Syaikh Muhammad tidak memiliki dalil-dalil (bukti-bukti).

Dia (asy-Syaikh Muhammad) datang menyodorkan bukti-bukti, lalu kami membacanya. Namun kami tidak mendapatkan (bukti) apa pun padanya. Padahal mereka (yang dicela sebagai ash-Sha’afiqah) itu, di antara mereka ada para akademisi, ada pula para doktor.

(asy-Syaikh Muhammad) telah melecehkan dan mencemarkan reputasi saudara-saudaranya tanpa alasan dan tanpa bukti!!

Jangan menerima ucapan siapapun yang hendak mencela Salafiyyin tanpa alasan dan tanpa bukti. Jadilah kalian bersaudara yang saling menguatkan seperti satu badan, jika satu anggota badan mengeluh sakit, maka seluruh anggota badan lainnya akan ikut merasakan sakit dengan tak bisa tidur dan demam.

Mereka yang fanatik terhadap ucapan Muhammad bin Hadi secara batil, bertaqlid terhadap ucapannya secara batil, tanpa dalil dan bukti, maka berarti mereka telah terdidik dengan pendidikan yang jelek!!

Mereka tidak terdidik dengan pendidikan dari al-Imam Ahmad, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, dan para ulama Salafush Shalih lainnya!!



Pertanyaan Keenam :


Sebagain mereka, apabila kami sampaikan hal ini, dia menjawab, “Saya Tawaquf (Netral), aku diam tidak turut campur dalam fitnah.”

Jawab :


Wajib atas mereka untuk bersikap melawan kebatilan, melawan kezhaliman.

Allah ‘'Azza wa Jalla berfirman,

إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Jika kalian membela (agama) Allah, niscaya Allah akan membela kalian dan
menguatkan kedudukan kalian.” (QS. Muhammad : 7)

Pertanyaan Ketujuh :

Ketika terjadi fitnah, siapakah di antara masyaikh Salafiyyin yang Engkau nasehatkan sebagai tempat rujukan?

Jawab :

Di tengah-tengah kalian ada asy-Syaikh ‘Ubaid dan asy-Syaikh al-Bukhari. Silakan kalian merujuk kepadaku dan kepada para ulama yang berjalan sesuai dengan jejak mereka dari kalangan salafiyyin.

Sebagai penutup, asy-Syaikh Rabi’ menasehati kami agar saling bersatu. Beliau katakan, “Jadilah kalian orang-orang yang kokoh, jangan kalian menjadi seperti buih seperti buih banjir.” (beliau ulang kalimat ini tiga kali).

Semoga Allah senantiasa menjaga Syaikh dan orang tua kami Rabi’ bin Hadi. Semoga Allah memberikan barakah pada umur dan ilmu beliau.

وصلى اهلل على نبينا زلمد وآلو وصحبو وسلم

Hadir di majelis sejumlah ikhwah Tunisia, di antaranya :

  • Ahmad Shaqr
  • Syarif Mushaddaq
  • Amin Labidh
  • Muhammad Mathiimith
  • Ridhwan Maj’i

Telah dibaca dan diizinkan untuk disebarkan oleh Syaikhuna al-‘Allamah Rabi bin Hadi ‘Umair al-Madkhali, pada malam Ahad 1 Rajab 1439 H
_______________________
Selesai diterjemahkan pada,
Ahad sore, 1 Rajab 1439 H
18 Maret 2018
Oleh : Tim “Manhajul Anbiya”
Disalin dari Ebook di bawah ini


PENJELASAN AL-'ALLAMAH RABI' BIN HADI AL-MADKHALI TENTANG FITNAH "ASH-SHA'AFIQAH"

  • Apa dan siapa yang dituduh sebagai "ash-Sha'afiqah"?
  • Apakah tahdzir DR. Muhammad bin Hadi al-Madkhali terhadap "ash-Sha'afiqah" merupakan tahdzir yang benar?
  • Apakah DR. Muhammad bin Hadi memiliki bukti-bukti dan hujjah-hujjah?

Berikut penjelasan dan bimbingan Sang Pembawa Panji al-Jarh wa at-Ta'dil hafizhahullah tentang Fitnah "ash-Sha'afiqah" yang dihembuskan oleh DR. Muhammad bin Hadi.  Fitnah ini telah memecah belah Salafiyyin di seluruh dunia.

Audio Kajian Ilmiah disampaikan oleh al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah

Tema: Bimbingan Sang Pembawa Bendera al-Jarh wat Tadil dalam Menyikapi Fitnah Yang Terjadi

📥 Pertemuan Pertama 
http://bit.ly/2HU50Bt
(42:41)
📅 13 Jumadal Ula 1439 H / 1 Maret 2018 M


📥 Pertemuan Kedua
http://bit.ly/2IAifre
(63:19) = 14 MB
📅 1 Rajab 1439 H / 18 Maret 2018 M


 📥 Pertemuan Ketiga
http://bit.ly/2GDFf8j
(36:49) = 8,4 MB
📅 1 Rajab 1439 H / 18 Maret 2018 M


Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

BACA : MEREKALAH SHA'AFIQAH YANG SEBENARNYA

AUDIO TAUSIYAH TENTANG SHA'AFIQAH

Oleh Al Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed hafizhahullah



Download disini
Sumber: t.me/SalafyBandung

3 BANTAHAN DAN 3 NASEHAT DALAM TANYA JAWAB ASY-SYAIKH RABI' BIN HADY AL-MADKHALY DENGAN IKHWAH TUNISIA

Adapun bantahan-bantahan beliau:

Pertama: Bantahan beliau yang kuat dan keras terhadap Muhammad bin Hady setelah beliau menanggalkan gelar "syaikh" dari Muhammad bin Hady di beberapa tempat, kemudian mensifatinya dengan kezhaliman, dusta, merendahkan saudara-saudaranya, mencemarkan nama baik mereka, dan memecah belah Salafiyyun di dunia."

Kedua: Bantahan beliau yang kuat dan keras juga terhadap para fanatikus Muhammad bin Hady dengan mensifati mereka sebagai orang-orang yang buta (mata hatinya), jalan yang mereka tempuh adalah ahlul ahwa' (pengekor hawa nafsu = ahli bid'ah), dan mereka terdidik dengan tarbiyyah yang buruk, dan tidak terdidik dengan tarbiyyah salafiyyah.

Ketiga: Bantahan beliau kepada orang-orang yang tidak berpihak kepada siapapun (tawaqquf) dan hanya diam saja, bahwa wajib atas mereka untuk menghadang kebathilan dan kezhaliman, dan ini merupakan isyarat bahwa mereka telah meninggalkan kewajiban!!

Adapun nasehat-nasehat beliau:

Pertama: Beliau menasehati orang yang jatuh ke dalam fitnah agar bertaubat dan meminta maaf.

Kedua: Beliau menasehati agar saling mencintai, saling menolong, dan kokoh di atas kebenaran.

Ketiga: Beliau menasehati agar merujuk kepada para ulama, dan beliau secara khusus menyebut al-Allamah Ubaid al-Jabiry dan al-Allamah Abdullah al-Bukhary.

فهذا الربيع فجئني بمثله ––– إذا جمعتنا يا رزيق المجامع

Inilah asy-Syaikh Rabi' wahai Ruzaiq (al-Qurasyi)

Datangkanlah yang semisal dengan beliau jika kita berjumpa!!

Ditulis oleh: Munir as-Sa'dy

📆 Ahad, 1 Rajab 1439 H
Sumber tulisan = https://t.me/dourous_machaikhaden2/4715

🌐 Channel Telegram = https://t.me/jujurlahselamanya

SIAPAKAH SHA’AFIQAH ITU?!

❱ Asy-Syaikh Abu Yahya Zakariya bin Syu’aib hafizhahullah

❒ Siapakah Sha’afiqah itu?
※ Apakah mereka termasuk Ahlus Sunnah?
※ Apakah mereka termasuk ahli bid'ah?

[ Jika dijawab ]

❒ Mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki ilmu, dan mereka masih termasuk Ahlus Sunnah.

[ Maka ada yang aneh ]

※ Jika memang mereka termasuk Ahlus Sunnah maka kenapa ada serangan brutal terhadap mereka semacam ini?!

※ Dan jika mereka termasuk ahli bid'ah maka prinsip-prinsip pokok apa yang mereka menyelisihinya?

※ Apakah bantahan terhadap mereka lebih afdhal ~ dibandingkan dengan bantahan terhadap al-Ma’bary (Muhammad al-Imam), pengikut Abul Hasan (al-Ma'riby), dan pengikut al-Hajury?!

※ Apakah orang yang tidak memiliki ilmu boleh dicaci maki ~ dengan kata-kata yang buruk dan tahdzir yang paling keras?!

Dan bagaimana kita menyikapi perkataan al-Imam Rabi’: “Orang yang menyebut mereka dengan julukan Sha’afiqah, mereka itulah yang sebenarnya Sha’afiqah.”

✍️Ditulis oleh: Abu Yahya Zakariya bin Syu’aib
// Kamis, 22 Jumadal Ula 1439H

من هم الصعافقة؟! هل هم من أهل السنة؟! هل هم من أهل البدع؟!

[ إن قيل ]

هم من لا علم لهم وهم من أهل السنة.

[ إشكال ]

※ إن كانوا من أهل السنة إذن لماذا هذه الهجمة الهوجاء.

※ وإن كان من أهل البدع ما هي الأصول التي خالفوها؟!

※ وهل الرد عليهم أفضل من الرد على المعبري والحسني والحجاورة؟!

※ وهل الذي لا علم له يشنع بأقبح الألفاظ وأشد التحذيرات؟!

وكيف نتعامل مع قول الإمام ربيع حين قال:

الذي يقول عن هؤلاء صعافقة فهم الصعافقة؟!!

✍️كتبه: أبو يحيى زكريا بن شعيب 
// الخميس ٢٢ من شهر جمادى الأولى عام ١٤٣٩ه

Url: http://bit.ly/Fw390626
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Channel Telegram @JujurlahSelamanya // Dari: https://t.me/dourous_machaikhaden2/4453

🚇PENEGASAN BAHWA PENGOBAR FITNAH SHA'AFIQAH MEREKALAH ORANG-ORANG YANG MERUSAK SHULH, ZHALIM & DUSTA!!

❱ Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Ibrahim Muhammad bin Umar as-Sewed hafizhahullah

Ikhwani fiddin a’azzakumullah, ikhwani Ahlassunnah, rahimani wa rahimakumullah.

Emang tuduhan Sha'afiqah itu apa sih maksudnya?

Sha'afiqah, itu bentuk jama' dari shu'fuq. Shu'fuq itu artinya orang yang ngak punya modal.

🔥PENGOBAR FITNAH SHA'AFIQAH = MERUSAK SHULH, ZHALIM & DUSTA

Sehingga ketika kita tanya ke Syaikh Rabi' tentang fitnah sha'afiqah ini, bahwa di tempat kami ada orang² yang ikut berbicara sha'fiqah, “Apakah ini tidak merusak shulh?”

Kata Syaikh Rabi' hafizhahullahu ta'ala waro'ah, “Na'am, merusak shulh dan itu kezhaliman dan dusta..!!”

Disebutkan oleh beliau tiga,
※ [ Pertama ] Merusak shulh
※ [ Kedua ] Zhalim
※ [ Ketiga ] Dusta

✓- Kenyataannya mereka tidak shu'fuq.
✓- Kenyataannya mereka orang berilmu.
✓- Sebagian mereka Doktor, sebagian mereka sedang mengambil gelar Doktor.

(•) Bagaimana mereka digelar shu'fuq..!? “Hadza Kadzib..!?”, kata beliau. “Ini dusta..!?” Au qamaqal hafizhahullahu ta'ala

🔥FITNAH SHA'AFIQAH BERTOLAK BELAKANG DENGAN SIKAP ADIL DAN MEMECAH BELAH SALAFIYYUN DI SELURUH DUNIA

Ikhwani fiddin a’azzakumullah, ikhwani Ahlassunnah, Salafiyyun,

Kembali kepada ucapan Allah dan ucapan Rasul-Nya:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ ...

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil  ...” [An-Nahl: 16]

Kalau sesuatu tanpa bukti, jangan diterima = Itu namanya adil.

Sebagaimana Syaikh menasehatkan juga kepada beberapa ikhwah Salafiyyin dan ini Subhanallah, "Fitnah sha'afiqah" ini memecah belah ikhwan di seluruh dunia.

※ Sehingga yang datang bukan hanya kita dari Indonesia.
✓- Kita datang, dijawab dengan sama.
✓- Datang dari Libia, sama.
✓- Datang dari Holand, sama.
✓- Datang dari maghrib, sama.
~ Di sana pecah juga dengan fitnah yang sama.

Dan dijawab oleh Syaikh Rabi' dengan jawaban yang sama, “Mereka tidak punya dalil, mereka tidak punya hujjah..! Ini kezhaliman.”

“Aku sudah baca semua yang mereka bawakan, tidak memiliki hujjah sedikitpun.”

🔥SHU'FUQ = ORANG YANG TIDAK MEMILIKI HUJJAH = DIALAH SHU'FUQ

Ikhwani fiddin a’azzakumullah,

Kalau kita mau kembali ke makna shu'fuq, itu maknanya ngak punya hujjah. Jadi siapa yang shu'fuq?

Syaikh Rabi sendiri yang berkata, “Mereka yang bicara tentang sha'afiqah merekalah yang sha'afiqah.” Syaikh Rabi' juga yang mengatakan seperti itu..!!

📚[Ahad, 30 Jumadil Akhirah 1439H ~ 18 Maret 2018M]

📀 // Unduh audio di:
- https://t.me/ukhuwahsalaf/5634 atau http://bit.ly/2FOm4eO

📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net

// Sumber: Cuplikan audio dari Channel Telegram @tp_alhaq

KOMENTAR

BLOGGER: 1
Loading...
program peduli lombok dan sulteng
Nama

Adab-Akhlak,129,Akhirat,12,Akhwat,91,Aqidah,221,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,32,Bantahan,93,Bid'ah,42,Biografi,32,Cerita,15,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,31,Ebook,7,Fadhilah,50,Faedah Ringkas,17,Fatwa Ringkas,4,Fiqih,232,Ghaib,11,Hadits,108,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,30,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,77,Inspiratif,26,IT,12,Janaiz,6,Kata Mutiara,123,Keluarga,135,Khawarij,22,Kisah,117,Kontemporer,113,Manhaj,124,Muamalah,38,Nabi,8,Nasehat,377,Poster,6,Puasa,41,Qurban,17,Ramadhan,27,Rekaman,1,Remaja,104,Renungan,23,Ringkasan,90,Sahabat,30,Sehat,27,Sejarah,19,Shalat,106,Syiah,26,Syirik,3,Tafsir,26,Tanya Jawab,451,Tauhid,23,Tazkiyatun Nafs,67,Teman,12,Thaharah,16,Thallabul Ilmi,85,Tweet Ulama,6,Ulama,29,Ustadz Menjawab,5,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah
Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah
Apa Itu Sha'afiqah? Penjelasan Syaikh Rabi' Tentang Fitnah Sha'afiqah | Audio Ustadz Luqman Baabduh dan Ustadz Muhammad As Sewed
https://3.bp.blogspot.com/-n6gC4PQdrx4/Wq8F1fCoEoI/AAAAAAAAM3w/7VpXwYxPiSkTSBSYkPDfQ6vCLCC_Sl0-QCK4BGAYYCw/s1600/apa-itu-fitnah-shaafiqah.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-n6gC4PQdrx4/Wq8F1fCoEoI/AAAAAAAAM3w/7VpXwYxPiSkTSBSYkPDfQ6vCLCC_Sl0-QCK4BGAYYCw/s72-c/apa-itu-fitnah-shaafiqah.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
https://www.atsar.id/2018/03/apa-itu-shaafiqah-penjelasan-syaikh-rabi.html
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/2018/03/apa-itu-shaafiqah-penjelasan-syaikh-rabi.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA POST Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BACA LAGI YUK LABEL ARSIP CARI ARTIKEL ALL POSTS Al afwu, artikel tidak ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang ago $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikut THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy