Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu

SHARE:

Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu, salah seorang sahabat anshar Nabi Muhammad.

Qatadah bin Nu’man radhiyallahu ‘anhu

Pada edisi kali ini, kita akan membaca sedikit biografi salah seorang shahabat yang mulia, dari kalangan Anshar. Beliau adalah Qatadah bin Nu’man bin Zaid bin Amir bin Sawad bin Kaab (Dhafr) bin Al Khazraj bin Amr bin Malik bin Aus bin Ad Dhafiri Al Anshari. Beliau berkuniah Abu Amr atau Abu Umar atau Abu Abdillah ‘Aqbi. Beliau dan Abu Said Al Khudry adalah saudara seibu. Nama ibu beliau adalah Unaisah bintu Qais an Najjariyah.

Beliau mengikuti perang Badar dan seluruh pertempuran bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelahnya. Karenanya, di dalam Islam, beliau termasuk shahabat Nabi yang utama.

Qatadah termasuk kakek Ashim bin Umar bin Qatadah, seorang ahli hadis dan ahli nasab yang terkenal. Di antara putra beliau adalah Abdullah bin Qatadah, beliau juga merupakan seorang shahabat Nabi yang mengikuti Baiatur Ridwan dan pertempuran setelahnya. Ia juga mengikuti penaklukan kota Iraq di zaman Umar bin Al Khaththab. Beliau adalah anak Qatadah bin Nu’man yang sulung.

Anak beliau yang lain adalah: Umar, Amr, Ummu Amr, dan Hafshah. Beliau memiliki dua istri: Hindun bintu Aus bin Khazmah sebagai ibu dari Abdullah dan Ummu Amr; serta Nisa’ bintu Khunais sebagai ibu dari Amr, dan Hafshah.

Di antara keutamaan beliau adalah apa yang disebutkan dalam riwayat Abu Said Al Khudry bahwa suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar di malam hari untuk melakukan salat Isya. Dalam malam yang gelap, tiba-tiba tampaklah kilat dari langit. Ternyata beliau melihat Qatadah bin Nu’man. Maka beliau pun memanggil, “Apakah ini Qatadah?” Jawab Qatadah, “Ya, wahai Rasulullah, sungguh aku tahu bahwa yang mengikuti salat di malam hari (Isya) sedikit, maka aku ingin mengikutinya.”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan, “Apabila engkau hendak kembali, temuilah aku.” Maka tatkala Qatadah selesai menunaikan salat, beliau pun mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Rasulullah pun memberinya pelepah kurma dan mengatakan, “Ambil ini, sungguh ia akan menerangi yang di hadapan dan yang di belakangmu sejarak sepuluh.”

Pada perang Uhud, tahun ketiga Hijriah kaum muslimin mengalami kekalahan di awal pertempuran. Saat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya bersama beberapa shahabat. Mereka membendung serangan yang bertubi-tubi dari musyrikin. Tujuan mereka tidak lain adalah nyawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beberapa shahabat gugur dan lainnya mengalami luka yang parah, radhiyallahu ‘anhum, semoga Allah meridhai mereka semua.

Di antara shahabat yang terluka parah adalah Qatadah bin Nu’man radhiyallahu ‘anhu. Salah satu mata beliau tercongkel dari tempatnya disebabkan sebuah anak panah mengenai mata tersebut. Bola matanya keluar dari tempatnya disertai dengan mengucurnya darah dan sakit yang tiada tara. Mata beliau tersebut menjuntai pada urat-uratnya. Padahal saat itu, beliau baru saja melangsungkan pernikahan.

Secara umum, mata yang telah keluar dan terluka seperti yang beliau alami tersebut tidak mungkin bisa sembuh kembali. Maka sebagian shahabat hendak memotong mata tersebut. Akan tetapi, sebagian shahabat lainnya hendak memberitahukan hal tersebut terlebih dahulu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun meminta Qatadah untuk mendatangi beliau. Dengan tangan beliau yang mulia, beliau pun mengembalikan mata tersebut pada posisinya. Subhanallah sungguh sebuah mukjizat, mata tersebut kembali dapat melihat, bahkan lebih baik dibandingkan sebelumnya, dan beliau tidak pernah merasakan sakit pada mata tersebut lagi setelahnya.

Di antara keutamaan beliau juga adalah saat perang Fathu Makkah, Qatadah adalah pembawa bendera perang Qabilah Bani Dhafr. Dan tidak ada yang membawa bendera suatu kaum dalam sebuah peperangan kecuali ia adalah seseorang yang memiliki kedudukan istimewa pada kaum tersebut.

Selain seorang mujahid yang disegani, beliau juga seorang yang berilmu. Tercatat beberapa hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau riwayatkan. Di antara riwayat hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Said Al Khudry dari beliau;

قُلۡ هُوَ اللهُ أَحَدٌ تَعۡدِلُ ثُلُثَ الۡقُرۡآنِ 

“Surat ‘Qul huwallahu ahad’ menandingi sepertiga Al Quran” [H.R. Al Bukhari melalui jalan Qatadah bin An Nu’man]

Beliau pulalah yang sering membaca dan mengulang-ulang bacaan surat Al ikhlas ini.

Yang mengambil hadis dari beliau di antaranya adalah saudara beliau Abu Said Al Khudry, Umar bin Qatadah; putra beliau, Mahmud bin Labid, dan yang lainnya.

Beliau meninggal di tahun 23 H dan berumur 65 tahun di masa khalifah Umar bin Al Khattab. Yang memimpin salat jenazah adalah Khalifah Umar bin Al Khattab sendiri. Dan yang turun memakamkannya adalah Abu Said Al Khudry, saudara beliau seibu. Radhiyallahu anhu. [Ustadz Hammam]

Sumber: Majalah Tashfiyah edisi 76 vol.07 1439H-2018M rubrik Figur. | http://ismailibnuisa.blogspot.co.id/2018/03/qatadah-bin-numan-radhiyallahu-anhu.html

Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu
Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu via Pexels

KOMENTAR

BLOGGER
program peduli lombok dan sulteng
Nama

Adab-Akhlak,129,Akhirat,12,Akhwat,91,Aqidah,221,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,32,Bantahan,93,Bid'ah,41,Biografi,32,Cerita,15,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,31,Ebook,7,Fadhilah,50,Faedah Ringkas,17,Fatwa Ringkas,4,Fiqih,231,Ghaib,11,Hadits,108,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,30,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,77,Inspiratif,26,IT,12,Janaiz,6,Kata Mutiara,123,Keluarga,135,Khawarij,22,Kisah,117,Kontemporer,113,Manhaj,124,Muamalah,38,Nabi,8,Nasehat,377,Poster,6,Puasa,41,Qurban,17,Ramadhan,27,Rekaman,1,Remaja,104,Renungan,23,Ringkasan,90,Sahabat,30,Sehat,27,Sejarah,19,Shalat,106,Syiah,26,Syirik,3,Tafsir,26,Tanya Jawab,450,Tauhid,23,Tazkiyatun Nafs,67,Teman,12,Thaharah,15,Thallabul Ilmi,85,Tweet Ulama,6,Ulama,29,Ustadz Menjawab,5,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu
Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu
Biografi Qatadah bin Nu'man radhiyallahu 'anhu, salah seorang sahabat anshar Nabi Muhammad.
https://4.bp.blogspot.com/-QgAgdKHCTd0/WrbrMHiTVuI/AAAAAAAAM7I/OsO1BO4l5wkhV5L2JpUPn_vtnJ_YxVJTQCK4BGAYYCw/s400/Biografi%2BQatadah%2Bbin%2BNu%2527man%2Bradhiyallahu%2B%2527anhu.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-QgAgdKHCTd0/WrbrMHiTVuI/AAAAAAAAM7I/OsO1BO4l5wkhV5L2JpUPn_vtnJ_YxVJTQCK4BGAYYCw/s72-c/Biografi%2BQatadah%2Bbin%2BNu%2527man%2Bradhiyallahu%2B%2527anhu.jpeg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
https://www.atsar.id/2018/03/biografi-qatadah-bin-numan-radhiyallahu.html
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/2018/03/biografi-qatadah-bin-numan-radhiyallahu.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA POST Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BACA LAGI YUK LABEL ARSIP CARI ARTIKEL ALL POSTS Al afwu, artikel tidak ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang ago $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikut THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy