Biografi Imam At Tirmidzi

SHARE:

Biografi Imam At Tirmidzi, Pemilik Sunan At Tirmidzi, Nama Lengkap dan sejarahnya

IMAM AT-TIRMIDZI

Al-Ustadz Abu Hamid Fauzi bin Isnaini حفظه الله تعالى

Begitu harum namanya disebut dalam untaian hikmah. Bertaut dengan Sang Musthafa, Khairul Anam. Nabi Mulia, yang tidak berkata dari nafsunya. Melainkan dari wahyu yang turun kepadanya.

Imam At-Tirmidzi, salah satu tanda kebenaran firman-Nya. Bahwa agama ini niscaya terjaga, dengan perantara ulama pengusung bendera sunnah. Hingga kelak kiamat tiba.

Nama asli At Tirmidzi adalah Muhammad bin Isa bin Saurah bin Musa As Sulami Al Bughi At Tirmidzi Adh Dharir. IniIah silsilah nasab beliau yang disebutkan dalam kebanyakan riwayat. Di sana ada pula riwayat Iain yang sedikit berbeda dalam penyebutan kakek dan di atasnya dari moyang-moyang beliau.

KELAHIRAN BELIAU

Lahir pada tahun 209. Tidak diketahui dengan pasti tempat kelahiran beliau. Apakah di kota Tirmidz atau desa Bugh. Yang pasti, Tirmidz adalah sebuah kota kuno. Letaknya di muara sungai Balchia yang juga disebut sungai Jeihun, tepatnya sebelah selatan sungai itu. Jarak antara Tirmidz dan desa Bugh sekitar 6 farsakh (kurang Iebih 33 Km). Ada juga tambahan keterangan dalam sebagian kisah bahwa beliau lahir dalam kondisi buta. Wallahu a'lam dengan akurasi riwayat ini. Yang Iebih tepat, beliau mengalami kebutaan di masa tuanya karena banyak menangis.

GURU-GURU BELIAU 

Beliau menjumpai banyak guru besar dalam bidang hadits. Mendengar hadits-hadits dari mereka dan meriwayatkannya. Masa itu memang dikenal sebagai era kebangkitan ilmu hadits dan cabang-cabangnya. Masa keemasan ini tidak lepas dari peran Imam Asy Syaf’i Al Muthallibi. Ia ajarkan ilmu ini kepada masyarakat luas, Iebih khusus kepada penduduk Mesir dan lraq.

Asy Syaf’i mengajarkan keharusan berhujah dengan As Sunnah, menjelaskan bagaimana kewajiban mengamalkan As Sunnah, sebagaimana kewajiban berhujah dan mengamalkan Al Quran. Beliau letakkan kaidah dan pokok-pokok dalam berhujah dengan hadits-hadits nabi.

Imam At Tirmidzi memang tidak menjumpai Asy Syafi'i. Bahkan para penulis kutubus sittah seperti Al Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan An Nasa’i tidak ada yang bertemu langsung dengan beliau, karena beliau Iebih dulu wafat. Namun, mereka bertemu dengan guru-guru besar yang sezaman dengannya atau murid-murid seniomya.

At Tirmidzi juga murid senior Al Bukhari. Dia mengambil ilmu hadits, memperdalam ilmu fikih, bertanya dan mengambil faedah, dan saling beradu argumen. Ada kalanya At Tirmidzi mengikuti pendapat Al Bukhari dengan dalilnya. Dan terkadang, beliau tidak sependapat dengannya. Demikianlah keadaan para ulama sunnah, mereka selalu mengikuti kebenaran dan jauh dari sikap taqlid, bahkan mengingkarinya.

At Tirmidzi Bertualang Mempelajari Hadits

At Tirmidzi berkeliling negeri untuk mereguk ilmu. BeIiau menemui para periwayat hadits yang tersebar di negeri Khurasan, Iraq, dan Hijaz (Makkah dan Madinah). Namun, sebagian ulama memiliki persangkaan kuat bahwa At Tirmidzi tidak sempat masuk dan menimba ilmu di negeri Baghdad. Buktinya, nama beliau tiada disebut oleh Al Khathib Al Baghdadi dalam Tarikh Baghdad.

Bukti lain, ia tidak meriwayatkan satu hadits pun langsung dari imam kota Baghdad sepeninggal Asy Syafl’i, yaitu Imam Ahmad bin Hanbal. Padahal At-Tirmidzi menjumpai masa hidup Imam Ahmad yang Iahir pada tahun 164 dan wafat pada tahun 241.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa tiada disebutnya nama At Tirmidzi dalam Tarikh Baghdad bukanlah melazimkan bahwa ia tiada pernah memasukinya. Ada kemungkinan lain yang melatari, yaitu bahwa At Tirmidzi masuk ke Baghdad setelah Imam Ahmad meninggal. Karena perjalanan ilmiah At Tirmidzi tidaklah bermula dari masa kecilnya, namun setelah beliau berusia lebih dari 20 tahun, yaitu pada tahun 234 H. Wallahu a’lam dengan dua pendapat ini mana yang lebih bisa kita pegangi.

MURID AT TIRMIDZI

Yang meriwayatkan hadits dari beliau sangat banyak. Di antara yang paling penting untuk disebut dari sekian banyak murid beliau adalah Abul Abbas Al Mahbubi. la seorang ahli hadits paling menonjol dari negeri Maru. Dan dialah yang meriwayatkan kitab Jami’ At Tirmidzi Iangsung dari beliau. AI Mahbubi dikenal sebagai muhaddits sekaligus saudagar di negeri Khurasan. la juga menjadi bidikan para pencari ilmu dari berbagai penjuru negeri.

OTAK CEMERLANG DAN DAYA INGAT YANG SEMPURNA

Dihikayatkan dari Al ldrisi dengan sanadnya dari At Tirmidzi bahwa ia bercerita, ”Pada saat aku dalam perjalanan menuju Makkah, ketika itu aku telah menghimpun hadits-hadits yang berasal dari seorang syaikh dalam dua jilid. (Namun aku belum pernah bertemu Iangsung dengannya. Hadits-hadits itu aku dapatkan dari murid-muridnya). Di tengah perjalanan, dengan takdir Allah, Syaikh tersebut berpapasan dengan kami.

Setelah aku tahu bahwa itu adalah Syaikh yang sedang aku tulis hadits-haditsnya dalam dua jilid itu, maka aku pun bergegas menemuinya. Sebelum itu, kuambil terlebih dahulu 'dua jilid kitab’ dari kantong perbekalan. Aku meminta syaikh tersebut membacakan hadits-haditsnya sehingga aku bisa mencocokkan dengan tulisanku. la pun mengabulkan permintaanku.

Subhanallah, Ternyata yang ada di hadapanku bukanlah buku yang berisi haditsnya. Melainkan dua jilid lain yang masih putih dan polos. Aku bingung dibuatnya. Namun, tidak mungkin pula aku berputar haluan menukar dua jilid yang kumaukan. Tak lama berselang,  syaikh itu membacakan hadits dari lafazhnya kepadaku. Di sela-sela pembacaan itu ia melihat kepadaku dan melihat bahwa kertas yang  kupegang masih putih bersih. Maka dia menegurku, "Tidakkah engkau malu kepadaku ❓"

Aku katakan, "Bukan begitu perkaranya wahai Syaikh?" Aku pun memberitahukan kepadanya aku membawa buku kosong. Lalu aku berkata menghiburnya, "Namun aku telah menghafal semuanya wahai syaikh.”

Maka syaikh tersebut berkata, "Kalau begitu, ayo baca!" Maka aku pun membacakan kepadanya seluruhnya. Sayang, dia belum percaya dengan pengakuanku, maka dia pun bertanya menyidik, "Pasti telah engkau hafalkan sebelum datang kepadaku!"

"Tidak wahai guru," Jawabku.

Untuk membuktikan kebenaran ucapanku, aku meminta Iagi agar dia meriwayatkan hadits yang lain. Ia pun kemudian membacakan empat puluh buah hadits gharib (hadits yang diriwayatkan hanya melaluinya sehingga tentu mustahil aku pernah mendengar hadits-hadits tersebut kecuali ketika itu), Ialu berkata, ”Coba ulangi apa yang kubacakan tadi.”

Dengan izin Allah, aku ternyata dapat membacakannya kembali dari pertama sampai selesai tanpa salah satu huruf pun. Sehingga syaikh itu berkata, ”Wahai murid, aku belum pernah melihat orang sepertimu."

PUJIAN ULAMA TERHADAP BELIAU

Imam Al Bukhari berkata kepada Imam At Tirmidzi, ”llmu yang aku ambil manfaatnya darimu itu lebih banyak ketimbang ilmu yang engkau ambil manfaatnya dariku.”

Ibnu Hibban menuturkan. ”Abu 'Isa (At-Tirmidzi) adalah sosok ulama yang mengumpulkan hadits, membukukan, menghafal, dan mengadakan diskusi dalam hal hadits.”

Abu Ya'la AI Khalili menuturkan,
"Muhammad bin Isa At Tirmidzi adalah seorang yang tsiqah (terpercaya keagamaan dan kemampuan hafalannya) menurut kesepakatan para ulama, terkenal dengan amanah, dan keilmuannya."

Abu Sa'ad Al Idrisi menuturkan, "Imam At Tirmidzi adalah salah seorang imam yang diikuti dalam hal ilmu hadits. Beliau telah menyusun kitab Al Jami', Tarikh, dan 'Ilal dengan cara yang menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang alim yang kapabel. Beliau adalah seorang ulama yang menjadi contoh dalam hal hafalan.”

Al Hafizh AI Mizzi menuturkan, ”Imam At Tirmidzi adalah salah seorang imam yang menonjol, dan termasuk orang yang Allah jadikan kaum musIimin mengambil manfaat darinya."

HASIL KARYA BELIAU 

Imam At Tirmizi mewariskan ilmunya, karya-karya beliau, di antara buku-buku beliau yang kita kenal adalah:

1. Kitab Al Jami’, terkenal dengan sebutan Sunan At Tirmidzi.

2. Kitab Al ’llal

3. Kitab Asy Syama'il An Nabawiyyah.

BELIAU WAFAT

Di akhir hidupnya, Imam At Tirmidzi mengalami buta. Beberapa tahun beliau hidup bersabar tanpa penglihatan. Walaupun mata tidak bisa melihat. Namun qalbu senantiasa menerangi sisa-sisa hidupnya. Hingga pada bulan Rajab tahun 279 H beliau meninggal dalam usia 70 tahun. Semoga Allah سبحانه وتعالى merahmati beliau, dan menempatkan beliau di surga-Nya yang luas.

Sumber || Majalah Qudwah Edisi 07 || https://t.me/Majalah_Qudwah

Sekilas Biografi Imam At Tirmidzi 209-279 H

Kala kita membaca biografi Ulama, tentulah kan berupaya membangkitkan asa dan cita dalam menuntut ilmu Agama, mengobarkan api semangat dijiwa, mulai berbenah berbekal menorehkan tinta dari pena di atas lembaran-lembaran yang terbuka.
Secarik kertas meski belum berbekas di dada, moga kian teringat :

أين نحن من هؤلاء
Betapa jauhnya diri ini tertinggal dari mereka itu.

Dimanakah diri kita ini dibanding mereka?

جزاهم الله خيرا
______

Mari kita baca sejenak, biografi Al Imam At Tirmidzi رحمه الله

Nama Beliau

Abu 'Isa Muhammad bin 'Isa bin Saurah bin Musa bin Adh Dhahak As Sulami.

Beliau termasuk Tabaqat ke 12, jajaran kalangan muda yang mengambil ilmu dari Taba'al Atba'

。Kedudukan beliau disisi Ibnu Hajar sebagai salah satu dari para Imam
。Kedudukan beliau disisi Imam Adz Dzahabi sebagai Al Hafidz.

※ Kelahiran dan kewafatannya

Al Imam Al Hafidz Abu 'Isa dilahirkan di desa Bugh pada tahun 209 H. Kemudian beliau berpindah ke kota Tirmidz, sampai Allah ﷻ mewafatkannya di sana pada tahun 279 H dan beliau memiliki usia 70 tahun.

※ Pengembaraannya dalam menuntut ilmu

Beliau mengembara dan mendengar dari tokoh-tokoh di Khurasan, Iraq, dan Haramain. Dan belum pernah ke Mesir maupun Syam.

Kisah terkenal dalam perjalanan beliau, yaitu
Abu Sa'd Al Idrisi menukilkan dengan sanad miliknya bahwa Abu 'Isa berkata: Dulu aku pernah di suatu jalan kota Makkah, aku menulis dua juz dari haditsnya seorang Syaikh, maka aku menemuinya dan bertanya kepadanya, sedangkan aku mengira bahwa dua juz tersebut ada padaku, maka akupun bertanya padanya, dan diapun menjawab pertanyaanku, padahal dihadapanku ada dua juz lembaran putih kosong, sementara Syaikh masih membaca dari lisannya, dia coba-coba melihat, maka terlihatlah apa yang ada di tanganku yaitu kertas yang putih.

Dia berkata: "Apa kamu tidak malu kepada saya?" maka akupun memberitahukan padanya perihal diriku, dan aku katakan: "Aku telah menghafalnya semua." Dia berkata: "Bacalah!." maka aku bacakan untuknya, namun dia belum mempercayaiku, lalu berkata: "Apakah kamu sudah mempersiapkannya sebelum kamu mendatangi saya?"  maka aku katakan: "Bacalah hadits untukku selainnya!". berkata Abu 'Isa: "Dia pun membacakan hadits untukku dengan 40 hadits." kemudian berkata: "Mana?", lalu akupun mengulanginya lagi untuknya, dan aku tidak salah satu hurufpun.

※ Guru-guru dan murid-muridnya

Para ahli sejarah menilai bahwa masa kehidupan At Tirmidzi itu merupakan masa keemasan dalam dunia hadits tatkala dia menjadi pionir kebangkitan dan kemakmurannya seperti pada masa dahulu Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi'i Al Muthalibi penolong Sunnah.

Tatkala orang-orang mengetahui secara umum dan juga penduduk Iraq lalu Mesir secara khusus makna berhujjah dengan Sunnah, dan pentingnya beramal dengan Sunnah beserta Al Qur'an, maka beliaupun menulis batasan-batasan pokok tentangnya dan menelitinya. Lalu menegakkan hujjah terhadap pendebatnya dengan mewajibkan untuk mengambil hadits dan membuat mereka tidak berkutik.

Dan dari sana kita dapat melihat bahwa para Imam dunia para penulis kitab-kitab Sunnah sudah sepantasnya berada pada tingkatan yang bertalian dengan masa Asy Syafi'i secara langsung, meskipun mereka tidak menemuinya secara tatap mata dan langsung mendengar dikarenakan lebih dahulu wafatnya, namun mereka mendapati sebagai teman-temannya semasa, sezaman, sepadan dan para pembesar tokoh dari murid-muridnya.

Dengan menyebutkan keterangan sejarah kelahiran dan wafatnya mereka, maka akan tampak perkawanan semasa yang begitu jelas

  1. Al Bukhari Muhammad bin Isma'il Abu Abdillah lahir bulan Syawal tahun 194 H dan wafat hari Sabtu pada permulaan Syawal di tahun 256 H
  2. Muslim bin Al Hajjaj Al Qusyairi, Abul Husain. Lahir pada tahun 209 H dan wafat 25  Rajab pada tahun 256 H
  3. Imam Al Hafidz At Tirmidzi, lahir tahun 209 H dan wafat 13 Rajab pada tahun 279 H
  4. Abu Dawud, Sulaiman bin Al Asy'ats As Sijistani, lahir tahun 202 H dan wafat 16 Syawal pada tahun 257 H
  5. An Nasa-i, Ahmad bin Syu'aib Abu Abdirrahman, lahir tahun 215 H dan wafat 13 Shafar 303 H
  6. Ibnu Majah, Muhammad bin Yazid bin Majah, Abu Abdillah, Lahir tahun 209 H dan wafat 22 Ramadhan pada tahun 273 H
  7. Dan sungguh mereka para imam enam ini telah meriwayatkan dari banyak guru-guru, sebagiannya satu sama lain ada yang bersendirian dalam periwayatan dan ada juga yang saling bertalian terhubung bersama satu dengan yang lainnya dalam periwayatan. 


Berkata Adz Dzahabi dalam Tadzkiratul Hufadz: dia mendengar dari
❶Qutaibah bin Sa'id
(Ats Tsaqafi Abu Raja' 150-240H)
❷Aba Mush'ab,
(Ahmad bin Abu Bakar Az Zuhri Al Madani 150-242H)
❸Ibrahim bin Abdillah Al Harawi
(Ibrahim bin Abdillah bin Hatim Az Zuhri 178-244H)
❹Isma'il bin Musa As Sudi,
(Isma'il bin Musa Al Fazari As Sudi wafat 245H)
❺Suwaid bin Nashr,
(bin Suwaid Al Maruzi As Suda wafat 240H usianya 91 tahun) dan
❻Ali bin Shahr.
(Ali bin Hajar Al Maruzi wafat 244H usia hampir 100 tahun)

Dan At Tirmidzi adalah murid Al Bukhari dan alumni darinya, dan darinya dia mengambil ilmu hadits dan belajar ilmu agama padanya dan bersimpuh dihadapannya, bertanya dan mengambil faedah darinya, berdiskusi, sependapat, dan berbeda pendapat dengannya, sebagaimana kebiasaan Ulama, dalam mengikuti kebenaran dimanapun adanya. Dan sungguh Abu Isa telah berkeliling keberbagai negeri, dan sudah menyimak ilmu dari para tokoh Khurasan, Iraq, dan Hijaz.

Beliau mengambil ilmu dari: Qutaibah bin Sa'id, Ishaq bin Rahawaih, Mahmud bin Ghailan, Ismail bin Musa Al Fazari, Ahmad bin Mani', Abu Mush'ab Az Zuhri, Abduljabbar bin Al Alaa, Abu Kuraib, Ali bin Hajar dan lain-lainnya banyak.

Beliau diambil ilmu oleh: Abu Bakar Ahmad bin Isma'il As Samarqabdi, Abu Hamid Ahmad bin Abdullah bin Dawud Al Maruzi, Ahmad bin Yusuf An Nasafi, Rabi' bin Hayan Al Bahili, Abul Abbas Muhammad bin Ahmad bin Mahbub perawi Al Jami', dan lain-lainnya banyak.

※ Persaksian Ulama untuk Beliau dan Kitab-kitabnya

Berkata Al Hafidz Abul Fadhl Muhammad bin Thahir Al Maqdisi (Mengkhabarkan kepada kami, Al Hasan bin Ahmad Abu Muhammad As Samarqandi berlanjut, mengkhabarkan kepada kami Abu Bisyr Abdullah bin Muhammad bin Muhammad bin Amr, menceritakan kepada kami Abu Sa'id Abdurrahman bin Muhammad Al Idrisi Al Hafidz berkata: "Muhammad bin Isa bin Saurah At Tirmidzi Al Hafidz yang cacat matanya, salah seorang Imam yang dicontoh dalam bidang ilmu hadits. Penulis kitab Al Jami', Tarawih, dan 'ilal, penulisan seorang alim yang kokoh, beliau adalah orang yang susah dicari padanannya dalam hal hafalan."

Berkata As Sam'ani dalam Al Ansab bahwasanya: "Imam pada masanya tanpa penolakan, pemilik berbagai karya tulis."dan bahwasanya beliau adalah "Adalah satu diantara para imam yang ditauladani dalam ilmu hadits."

Dan Adz Dzahabi menukilkan dalam Tadzkiratul Hufadz, dan As Shafadi dalam Nukat Himmayan, Al Mizzi dalam At Tahdzib bahwa Ibnu Hiban menyebutnya dalam Ats Tsiqat dan berkata: "Beliau adalah termasuk orang yang mengumpulkan, menulis, mengahafal, dan berilmu."

Dan Al Mizzi menyifati beliau dalam At Tahdzib bahwasanya beliau: "Al Hafidz, pemilik karya Al Jami dan selainnya dari karya tulis, salah satu dari para pemuka imam yang kokoh hafalannya Al Hafidz dan terpandang, dan juga bagian dari orang yang Allah memberikan manfaat untuk kaum muslimin."

Berkata Adz Dzahabi dalam Al Mizan: "Al Hafidz yang berilmu, penulis Al Jami', terpercaya sepakat padanya, dan tidak usah menoleh kepada ucapannya Abu Muhammad bin Hazm tentangnya dalam ilmu waris dari kitab Al Ishal, yang katanya majhul. Karena sebenarnya dia Ibnu Hazm belum mengenal dan tidak mengetahui dengan adanya Al Jami' dan tidak pula Al 'Ilal karya tulis beliau."

Dalam At Tahdzib berkata Abul Fadhl Al Bilmani: Aku mendengar Nashr bin Muhammad Asy Syabrakuhi katanya: Aku mendengar Muhammad bin 'Isa At Tirmidzi katanya: "Berkata kepadaku Muhammad bin Isma'il –yakni Al Bukhari– betapa aku lebih banyak mengambil manfaat darimu bila dibandingkan manfaat yang kamu ambil dariku."

Berkata Ibnul Atsir dalam Tarikhnya: _"Beliau adalah seorang imam, hafidz, dia memiliki sekian karya tulis yang bagus diantaranya Al Jami' Al Kabir dan itu kitab terbaiknya."_

🌷Berkata Abu Ali Manshur bin Abdullah Al Khalidi dari At Tirmidzi bahwasanya dia berkata tentang karya tulisnya Al Jami' Saya menulis kitab ini lalu saya hadapkan kepada para Ulama Hijaz, Iraq, dan Khurasan, maka merekapun menyetujuinya, sehingga barangsiapa yang dirumahnya ada kitab ini seolah-olah dirumahnya ada Nabi yang berbicara."_

🌷Berkata Ibnu 'Imad Al Hanbali dalam Syadzaratidz Dzahab : _"Beliau adalah seorang yang menonjol dari pada teman-temannya, tanda dalam kekuatan hafalan dan kemantapan."_

🌷Dan Al Hakim Abu Ahmad menukilkan dari salah satu gurunya berkata: _"Muhammad bin Isma'il Al Bukhari meninggal dan tidaklah dia meninggalkan pengganti di Khurasan semisal Abu 'Isa dalam hal ilmu, hafalan, wara, dan kezuhudan, dia menangis hingga buta, dan akhirnya tetap dalam keadaan buta sekian tahun."_

🌷 Berkata Asy Syaukani memuji Sunnan At Tirmidzi: _"Kitabnya At Tirmidzi merupakan kitab terbaik dan paling banyak faedahnya, terbagus penyusunannya, sangat sedikit pengulangan, dan didalamnya terdapat sesuatu yang tidak ada pada selainnya dari berbagai madzhab dan sisi pengambilan dalil, dan petunjuk isyarat pada apa yang ada di dalam bab dari hadits-hadits, dan keterangan jenis-jenis hadits dari yang Shahih, Hasan, Gharib, dan Dhaif, serta didalamnya juga ada Jarh dan Ta'dhil -ilmu pencacatan dan pujian terhadap seorang perawi-."_

🌷 Berkata Asy Syaikh Abdulmuhsin Al Abbad Al Badr  _hafidzahullah_ :
_"Sunan At Tirmidzi biasa disebut dengan Al Jami', termasuk dari kitab-kitab terpenting dalam bidang hadits dan paling banyak faedah-faedahnya. Penulisnya berupaya mengumpulkan didalamnya hadits-hadits dan menyusunnya serta menjelaskan fiqhnya. Lalu menyebutkan ucapan-ucapan Shahabat, Tabi'in, dan selain mereka dalam masalah fiqih. Dan yang tidak disebutkan hadits-hadits mereka dari Shahabat, maka beliau isyaratkan kepadanya dengan perkataan: "Dan pada bab ini dari fulan dan fulan, dan beliau berusaha menerangkan derajat kedudukan hadits-hadits ada yang shahih, hasan, dan dhaif, didalamnya ada banyak hadits-hadits yang empat rantai sanad dan ada didalamnya satu hadits yang berantai tiga-tiga yaitu At Tirmidzi mengeluarkannya pada kitab Al Fitan 2260, berkata: Menceritakan kepada kami Isma'il bin Musa Al Fazari bin Ibnatu As Sudi Al Kufi, menceritakan kepada kami Umar bin Syakir dari Anas bin Malik _radhiallahu 'anhu_ berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

يَأْتي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِيْنِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ

"Akan tiba pada manusia suatu zaman orang yang sabar pada agamanya dikalangan mereka itu laksana pemegang bara api."_ dia berkata: "Hadits ini asing dari sisi ini." selesai

Dan dalam jalur sanadnya ada Umar bin Syakir sedangkan dia itu dhaif lemah, namun hadits ini shahih dengan adanya penguat, lihat Silsilah Shahihah karya Al Albani no.957

Dan jumlah kitab-kitab di Jami' At Tirmidzi mencapai 50 kitab, dan jumlah haditsnya 3956 hadits. Dan kitab penjelasan terbaik untuk Jami' At Tirmidzi adalah kitab Tuhfatul Ahwadzi karya Asy Syaikh Abdurrahman Al Mubarakfuri wafat tahun 1353 H

※ Karya tulisnya

✓Jami' At Tirmidzi terkenal dengan sebutan Sunan at-Tirmidzi
✓Kitab Al 'Ilal
✓Kitab At Tarikh
✓Kitab Asy Syamail Muhammadiyah An Nabawiyah
✓Kitab Az Zuhd
✓Kitab Al Asma' wal Kuna

※ Kewafatan Imam At Tirmidzi
 Disebutkan oleh Ghunjar dan selainnya bahwa Abu 'Isa wafat pada 13 Rajab tahun 279 Hijriyah di Tirmidz.

※ Faedah dari pelajaran sejarah

Kita berharap dengan membaca biografi Ulama dapat membangkitkan semangat juang kita dalam menuntut ilmu dan beramal shalih guna meninggikan kemulian Islam dan kejayaannya. Islam jaya dan mulia karena ilmu dan amalan shalih para pemeluknya, selain itu agar kaum muslimin menyadari dan bersyukur kepada Allah kemudian berterima kasih kepada para Ulama yang dengan segenap kemampuannya sudi berkorban mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya dengan meluruskan niat ikhlas karena Allah untuk kemashlahatan Islam dan kaum muslimin, kapanpun dan dimanapun adanya. Akhirnya semoga Allah membalas jasa-jasa mereka dengan kebaikan yang melimpah, memasukan mereka kedalam Surga-Nya, serta menjadikan kita sebagai generasi penerus perjuangan yang meniti jejak para pendahulu Salaf dengan sebaik-baiknya.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

___________________🔍
🛄 Sumber bacaan:
※https://bit.ly/2M2Tk56
※https://bit.ly/2KEs4o9
※https://bit.ly/2vPV6eX
※https://bit.ly/2OTZn9V
※Kaifa Nastafid minal Kutubil haditsiyah sittah jilid 3/238-239
※Siyar A'lamin Nubala 13/271-277


📨[email protected]_Udin✍
Kawunganten, Malam Senin 1 Dzulhijjah 1439 H

💎
||https://telegram.me/salafykawunganten

biografi imam at tirmidzi
Biografi Imam At Tirmidzi

KOMENTAR

BLOGGER

Join Telegram Atsar Media

Nama

Adab-Akhlak,151,Akhirat,17,Akhwat,97,Aqidah,251,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,2,Audio,44,Bantahan,107,Bid'ah,51,Biografi,60,Cerita,41,Cinta,8,Dakwah,20,Doa Dzikir,39,Ebook,8,Fadhilah,61,Faedah Ringkas,17,Fatwa Ringkas,4,Fiqih,278,Ghaib,14,Hadits,136,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,34,Hari Raya,3,Ibadah,50,Info,85,Inspiratif,35,IT,11,Janaiz,6,Kata Mutiara,130,Keluarga,158,Khawarij,22,Khutbah,3,Kisah,183,Kitab,1,Kontemporer,128,Manhaj,151,Muamalah,40,Nabi,10,Nasehat,435,Poster,7,Puasa,51,Qurban,20,Ramadhan,45,Rekaman,1,Remaja,110,Renungan,33,Ringkasan,95,Sahabat,45,Sehat,26,Sejarah,29,Serial,3,Shalat,126,Syiah,28,Syirik,6,Tafsir,33,Tanya Jawab,505,Tauhid,32,Tazkiyatun Nafs,86,Teman,15,Thaharah,17,Thallabul Ilmi,92,Tweet Ulama,6,Ulama,47,Ustadz Menjawab,6,Video,11,Zakat,8,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Biografi Imam At Tirmidzi
Biografi Imam At Tirmidzi
Biografi Imam At Tirmidzi, Pemilik Sunan At Tirmidzi, Nama Lengkap dan sejarahnya
https://4.bp.blogspot.com/-rg_4qFMP-3I/W4ODE2Boe6I/AAAAAAAANZU/kCH62O1aK-gT4655YJn62LSQJ1yqQowiACLcBGAs/s1600/tree-desert-namibia-dead-vlei-80454.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-rg_4qFMP-3I/W4ODE2Boe6I/AAAAAAAANZU/kCH62O1aK-gT4655YJn62LSQJ1yqQowiACLcBGAs/s72-c/tree-desert-namibia-dead-vlei-80454.jpeg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
https://www.atsar.id/2018/08/biografi-imam-at-tirmidzi.html
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/2018/08/biografi-imam-at-tirmidzi.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA POST Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BACA LAGI YUK LABEL ARSIP SEARCH ALL POSTS Al afwu, artikel tidak ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang ago $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikut THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy