Siapakah Orang yang Ekstrim dan Bermudah-mudahan Dalam Beragama?

YUK SHARE:

SIAPAKAH ORANG YANG EKSTRIM DAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM AGAMA

SIAPAKAH ORANG YANG EKSTRIM  DAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM AGAMA 



Tanya jawab bersama Syaikh Muqbil Rahimahullah .

 Tanya :Sering kali kami mendengar dan membaca :

” Fulan keras dan fulan bermudah-mudahan ( dan Robi’ berfatwa dengan fatwa yang sesuai seleranya ) dan juga ungkapan selain itu , maka kami meminta dari anda ( syaikh ) penjelasan dan arahan seputar ini tentang ungkapan-ungkapan diatas ?

Jawab :

”  Adapun sikap keras dan bermudah-mudahan itu barometernya adalah kitabullah dan sunah rasul , barangsiapa yang mengharamkan pada manusia apa yang Allah halalkan untuk mereka maka dialah mutasysyaddid ( orang yang keras ) .

Dan barangsiapa yang membolehkan untuk manusia perkara yang Allah haromkan maka dialah mutasahhil ( bermudah-mudah ) .

Maka yang menjadi timbangan itu semua adalah kitabullah dan sunah rasul .

Kami tidak berpendapat : Tidak ada mutasyaddid sementara disana ada kelompok bid’ah ( jama’ah takfir ) mereka ada dimesir , sudan , pakistan dan kelompok kecil yang tersisa di yaman .

Mereka adalah kaum yang tergolong keras , dan mereka kaum yang bodoh bahkan lebih bodoh dari keledai piaraannya .

Datang tiba-tiba , mengharamkan sesuatu pada manusia , mengkritik ulama sementara dia bodoh tidak tau apa-apa .

Terkecualikan Syukri mushthofa dia punya sedikit dari ilmu namun dia tidak mendapat taufiq dan tersesat , adapun selain dia maka ada pada puncak kebodohan .

Disana ada golongan yang bersikap bermudah-mudah sebagai contoh : yang mencukur jenggot , memakai bantholun ( celana ketat ) , memiliki televisi , membiarkan istri-istrinya keluar tanpa menutup aurat , mengambil gambar tanpa darurat , meremehkan orang yang berpegang teguh terhadap agamanya maka yang demikian itu adalah orang yang bermudah-mudah .

Adapun ahlussunah adalah orang yang pertengahan. Sesungguhnya bermudah-mudah pada perkara yang Allah haramkan itu tercela .

Nabi A’laihi Shalatuwassalaam bersabda :

يسروا ولا تعسروا ، وبشروا ولا تنفروا

“Permudahlah dan jangan kalian persulit , berilah kabar gembira dan jangan kalian larikan ( membuat manusia dari kebaikan …) ” .

Adapun seseorang yang memelihara jenggotnya , mengharamkan gambar bernyawa dan alat musik , mengingkari apa yang Allah ingkari maka ini tidak boleh dikatakan mutasyaddid .

Saudara kami ( Abdul Aziz Al Buro’i sekarang terfitnah dengan watsiqoh kufriyah muhammad imam ) punya risalah dalam perkara ini yang tercetak dan sudah tersebar dengan judul ….

Jika Muhammad ghozali dan ikhwanul muflisin menuduh ahlussunah dengan sikap keras karena ahlussunah mengatakan :

” kami tidak menggambar , tidak melanggar apa yang Allah haramkan , tidak masuk ke majlis-majlis thagut , tidak bekerja dikantor perpajakan , tidak pula bekerja pada tempat yang ada keharaman disana , dan bersabar diatas kekurangan maka yang demikian tidak terhitung sebagai sikap keras tapi terhitung sebagai tegar dalam agama , karena agama itu sendiri yang mewajibkan itu semua .

Tasyaddud ( sikap ekstrim ) itu tercela .

Dalam surat Al Hajj : 78

ما جعل عليكم في الدين من حرج

” Dia tidak menjadikan atas kalian kepayahan dalam agama ini ” .

 Dalam surat Al Baqoroh : 185 .

يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر

” Allah menghendaki kemudahan untuk kalian dan tidak menghendaki kepayahan untuk kalian ” .

Sikap Ekstrim itu tercela namun Ahlussunah alhamdulillah bersikap pertengahan tidak mengharamkan apa yang Allah halalkan dan tidak menghalalkan apa yang Allah haramkan . Mereka berpegang teguh kitabullah dan sunnah rasul .

kami tentunya tidak mampu untuk memenuhi sesuai apa yang ditanyakan .

Dalam surat Al Maidah ayat 77  :

يا اهل الكتاب لا تغلوا في دينكم

” wahai ahlul kitab janganlah kalian  berlebihan dalam agama kalian ”

Nabi sholallohu alaihi wasalaam bersabda : ”

Janganlah kalian berlebihan dalam menyanjungku seperti sanjungan kaum nasrani kepada Nabi Isa , hanyalah aku ini seorang hamba maka ucapkan : ” hamba Allah dan rasul-Nya “.

Allah subhanahu wa ta’alaa berfirman dalam surat Al A’rof ayat 33 ,  menjelaskan jika terjadi penghalalan apa yang diharamkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan maka itu sebanding dengan sebuah kesyirikan  :

قل انما حرم ربي الفواحش ما ظهر منها وما بطن و الاثم والبغي بغير الحق وان تشركوا بالله مالم ينزل به سلطانا وان تقول على الله ما لا تعلمون

” katakanlah wahai muhammad ” hanyalah Rabbku mengharamkan perbuatan keji yang tampak dan yang tersembunyi darinya  , serta dosa dan kedzaliman tanpa hak , dan engkau berbuat syirik terhadap Allah sesuatu yang tidak diturunkan  penjelasan dalilnya , dan engkau berbicara atas nama Allah yang tidak engkau ketahui ” .

Dalam surat An nahl 116

” Dan janganlah engkau katakan terhadap apa yang disifatkan oleh lisan-lisan kalian dengan kedustaan ini halal dan ini haram untuk kalian berdusta atas nama Allah , sesungguhnya orang-orang yang berdusta atas nama Allah tidak ada memperoleh kebahagiaan ” .


📖 . غارة الاشرطة ج 1 ص 181 .



Transkip oleh  Al Faqir ila Afwi Robbihi : Abul Hasan Al Wonogiri .



°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

Dipublikasikan Pada :

Sabtu 18 Muharram1437H/31 Oktober 2015M Jam 06:43 wib



📚 Tholibul Ilmi Cikarang

___________________________





Teks arabnya







سُئل العلامة الإمام الوادعي رحمه الله تعالى في كتابه غارة الأشرطه ج1 ص 181 السؤال التالي :

سؤال : كثير ما سمعنا وقرأنا : فلان متشدد وأخرمتساهل ورابع يفتي مما يوافق لمزاجه إلى غير ذلك فنريد منكم توضيح وتحديد المقام للألفاظ السابقه ؟

جواب : أما التشدد والتساهل فالعبره فيه كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم ، فمن حرم على الناس شيء أحله الله لهم فهو متشدداً ومن أباح للناس شيئاً حرمه الله عليهم فهو يعتبر متساهلاً ، فالميزان كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم.

لسنا نقول : إنهلا يوجد متشدد، فهناك الجماعه المبتدعه ( جماعة التكفير ) يوجدون بمصر وبالسودان وبباكستان، ولهم بقايا في اليمن ، فهم يعتبرون متشددين ، وهم من أجهل خلق الله ، بل هم أجهل من حمر أهلهم ، فيأتي ويحرم على الناس وينتقد العلماء وهو جاهل لا يعرف شيئاً ، وإلافقد كان ( شكري مصطفى ) عنده شيء من العلم لكنه لم يوفق وضل . أما هؤلاء فإنهم في غايه من الجهل . وهناك متساهلون ، فمثلاً الذي يحلق لحيته ويلبس البنطلون ويقتني التلفاز وتخرج امرأته كاسيه عاريه ، ويتصور لغير ضروره، ويلمز المتمسكين بدينهم ، فهذا يعتبر متساهلاً ، أما أهل السنه فإنهم وسط ، فإن التساهل الذي يبيح ما حرم الله مذموم .

والنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم يقول ( يسروا ولا تعسروا ، وبشروا ولا تنفروا ).

والذي يعفي لحيته ويحرم التصوير ويحرم آلات اللهووالطرب ، وينكر ما أنكره الله ، فهذا لا يجوز أن يطلق عليه أنه متشدد، ولأخينا في الله( عبد العزيز بن يحيى البرعي ) حفظه الله تعالى رساله قيمه في هذا وهي مطبوعه منشوره بعنوان ( قراع الأسنه في تفي التطرف والغلو والشذوذ عن أهل السنه )

فإذا كان محمد الغزالي أو الإخوان المفلسون يرمون أهل السنه بالتشدد لأنهم يقولون : نحنلا نتصور ، ولا نرتكب ما حرم الله ، ولا ندخل في مجلس النواب الطاغوتي ، ولا نتوظففي ضرائب ولا جمارك ، ولا في وظيفه نرتكب فيها المحرمات ، ونصبر على الفقر ، فهذا لايعد تشدداً ، بل يعد تمسكاً بالدين ، والدين هو الذي فرض علينا هذا .

أما التشدد فهو مذموم ، قال تعالى : ( ما جعل عليكم في الدين من حرج ) الحج 78 ، وقال تعالى : ( يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر) البقره 185 .

فالتشدد مذموم لكن أهل السنه بحمد الله وسط فلم يحرموا ما أحل الله ، ولم يحلوا ما حرم الله، فهم متمسكون بكتاب الله وبسنة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم ، ولا نستطيع أن نفي بالمقصود ، ويقول الله سبحانه وتعالى : ( يا أهل الكتاب لا تغلوا في دينكم) المائده 77 ، والنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم يقول : ( لا تطروني كما أطرت النصارى ابن مريم إنما انا عبد فقولوا : عبد الله ورسوله ) ويقول الله سبحانه وتعالى

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

Adab-Akhlak,119,Akhirat,11,Akhwat,79,Aqidah,210,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,31,Bantahan,81,Bid'ah,40,Biografi,18,Cerita,12,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,30,Ebook,8,Fadhilah,46,Faedah Ringkas,17,Fiqih,204,Ghaib,10,Hadits,93,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,28,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,74,Inspiratif,24,IT,10,Janaiz,6,Kata Mutiara,116,Keluarga,113,Khawarij,21,Kisah,102,Kontemporer,104,Manhaj,102,Muamalah,33,Nabi,9,Nasehat,334,Poster,5,Puasa,35,Qurban,16,Ramadhan,24,Rekaman,1,Remaja,98,Renungan,18,Ringkasan,87,Sahabat,23,Sehat,26,Sejarah,18,Shalat,96,Syiah,25,Syirik,2,Tafsir,25,Tanya Jawab,408,Tauhid,18,Tazkiyatun Nafs,56,Teman,12,Thaharah,12,Thallabul Ilmi,79,Tweet Ulama,5,Ulama,25,Ustadz Menjawab,3,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Siapakah Orang yang Ekstrim dan Bermudah-mudahan Dalam Beragama?
Siapakah Orang yang Ekstrim dan Bermudah-mudahan Dalam Beragama?
SIAPAKAH ORANG YANG EKSTRIM DAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM AGAMA
http://1.bp.blogspot.com/-yJiRBcUXLKs/VjS-Xf2BJSI/AAAAAAAAEvY/N1U0c3JRTMk/s320/siapa%2Byang%2Bekstrim.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-yJiRBcUXLKs/VjS-Xf2BJSI/AAAAAAAAEvY/N1U0c3JRTMk/s72-c/siapa%2Byang%2Bekstrim.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
http://www.atsar.id/2015/10/siapakah-orang-yang-ekstrim.html
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/2015/10/siapakah-orang-yang-ekstrim.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Qodarullah, post tidak ditemukan... LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA LAGI AH... LABEL ARSIP CARI ARTIKEL SEMUA ARTIKEL Qodarullah, artikel yang antum cari tidak ditemukan ! Ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikuti THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy