Wasiat Al-Haq dari Asy-Syaikh Rabi' al-Madkhaly

YUK SHARE:

saya wasiatkan kepada anak-anakku dan saudara-saudaraku agar menginginkan kebenaran dan mencarinya dalam semua perkara dari perkara-perkara yang ada.

WASIAT AL HAQ DARI ASY SYAIKH AL ALLAMAH RABI' AS SUNNAH hafizhahullah

wasiat-syaikh-rabi

Asy-Syaikh Al-Allamah Rabi’ Al-Madkhaly hafizhahullah berkata :

Dan saya wasiatkan kepada anak-anakku dan saudara-saudaraku agar menginginkan kebenaran dan mencarinya dalam semua perkara dari perkara-perkara yang ada. Apakah itu perkara yang disepakati atau perkara yang diperselisihkan.

Seorang mukmin yang semata-mata hanya mengharapkan wajah Allah dan negeri akhirat tidak merasa tenang jiwanya dan tidak akan merasa lapang hatinya kecuali setelah sampai kepada kebenaran. Terlebih lagi pada perkara-perkara yang diperselisihkan dan di masa-masa fitnah. Jadi seorang mukmin tidak akan bergerak sedikitpun kecuali berdasarkan kebenaran serta di atas ilmu dan bashirah.

Jika ada dua orang yang berselisih walaupun salah satunya adalah ayahnya atau gurunya, tidak boleh baginya untuk condong membelanya atau menyalahkannya sampai dia mempelajari duduk perkaranya dan mengetahui hakekatnya secara menyeluruh. Kemudian setelah itu barulah dia menetapkan sikapnya dan berdiri pada pihak yang benar yang dia ketahui. Inilah yang wajib atas seorang muslim, sedangkap sikap selain itu maka sesungguhnya itu termasuk cara-cara jahiliyah dan termasuk fanatisme yang bathil model jahiliyah yang tidak pantas untuk dilakukan oleh seorang muslim dan tidak boleh baginya untuk menempuh jalan yang buruk ini.

Maka wahai anak-anakku dan saudara-saudaraku, saya wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan saya wasiatkan pula kepada kalian agar melakukan hal-ahal yang telah saya sebutkan tadi berupa mencintai kebenaran dan mencarinya di tempat-tempatnya yang benar hingga engkau mencapai hakekat yang sebenarnya.

Juga saya wasiatkan kepada anak-anakku dan saudara-saudaraku agar memuliakan manhaj Salaf dan tegar di atasnya serta memuliakan para ulamanya. Jika mereka mengatakan yang benar maka tidak boleh menyelisihi mereka, dan jika mereka berbicara pada sebuah perkara dan mereka menunjukkan dalil-dalil dan bukti, maka tidak ada alasan bagi seorang pun untuk menyelisihi mereka.

Juga tidak boleh bagi seorang pun untuk tawaqquf (bersikap) atau menampakkan sikap tidak berpihak kepada siapapun atau netral, karena sesungguhnya ini perbuatan ahlul ahwa’ yang berusaha menjatuhkan manhaj Salaf dan menjatuhkan para ulamanya.

Dan dalam masalah jarh wa ta’dil: cukup jarh itu muncul dari seorang ulama saja dan cukup ta’dil itu muncul dari seorang ulama saja. Maka jika terjadi perbedaan pendapat dalam menilai seseorang antara dua ulama yang jujur, diakui keilmuannya dan jauh dari hawa nafsu, maka yang wajib bagi selain kedua ulama tersebut dari para pembawa ilmu untuk melakukan tabayyun (meneliti dan klarifikasi) dengan meminta penjelasan kepada ulama yang menjarh dan menuntut bukti kepadanya. Kalau ulama yang menjarh tersebut menunjukkan bukti maka wajib atas mereka untuk menerima bukti dan hujjah tersebut.

Jika ada seorang yang menta’dilnya atau selainnya berusaha menentangnya, maka pihak yang menolak hujjah ini dia akan jatuh tersungkur dan akan jatuh pula keadilannya serta tidak bisa dipercaya lagi dalam urusan agama Allah.

Seandainya ada satu saja ulama yang membawa hujjah dan bukti, lalu dia diselisihi oleh puluhan pihak dengan alasan yang bathil, kedustaan dan tipu daya, maka tidak perlu mendengar ucapan mereka.


Ini adalah kaedah-kaedah jarh wa ta’dil yang telah diletakkan dalam masalah jarh wa ta’dil yang harus kita pegangi dalam menghadapi fitnah-fitnah semacam ini.
___________________


&128142; قال الشيخ العلامة ربيع المدخلي حفظه الله :

وأوصي أبنائي وإخواني:بطلب الحق والبحث عنه في كل قضية من القضايا, سواء كانت اتفاقية أوكانت اختلافية,

فالمؤمن الذي يريد وجه الله والدار الآخرة لا ترتاح نفسه ولا يستريح ضميره إلا بعد أن يصل إلى الحق, أن يصل إلى الحق ولا سيما في قضايا الخلاف وفي أوقات الفتن, فلا يتحرك أي حركةعلى أساس إلا الحق وعلى علم وبصيرة,

وإذا اختلف شخصان: ولو كان أبوه أو شيخه فلا يجوز له أن ينحاز له أو عليه حتى يدرس الأمور ويعرفها على حقيقتها تماما, ثم بعد ذلك يحدد موقفه ويقف إلى جانب الحق الذي تبين له, هذا الذي يجب على المسلم,وما عدا ذلك فإنه من آساليب الجاهلية ومن التعصبات الباطلة الجاهلية, لا تليق بمسلم ولا يجوز أن يسير على هذا الدرب السيئ,

فيا أبناءنا ويا إخواننا: أوصيكم بتقوى الله , وأوصيكم بما ذكرت: من حب الحق وتطلبه في مظانه ومواطنه حتى تصل إلى الحقيقةَ,

وأوصي أبنائي وإخواني:باحترام المنهج السلفي والثبات عليه, واحترام علمائه, وإذا قالوا حقا فلا يجوز مخالفتهم, إذا تكلموا في قضية وساقوا عليها الأدلة فلا عذر لأحد في مخالفتهم,

ولا يجوز لأحد أن يتوقف أويحايد فإن هذا فعل أهل الأهواء الساعين في إسقاط المنهج السلفي وإسقاط علمائه,

وفي قضايا الجرح والتعديل: يكفي في الجرح أن يصدر من عالم واحد, ويكفي في التعديل أن يصدر من عالم واحد,فإذا اختلف عالمان صادقان معتبران منزهان عن الهوى في شخص ما: فإن الواجب على من عداهما من حملة العلم أن يتبينوا من الجارح ويطلبوا منه الدليل, فإذا قدم الدليل فيجب عليهم التسليم بهذا الدليل والتسليم بهذه الحجة,

فإذا عارض المعدل أو غيره فإنه يسقط, -هذا الذي يرد الحجة يسقط على أم رأسه- وتسقط عدالته ولا يؤتمن على دين الله,

لو أن عالما واحدا جاء بالحجة والبرهان وخالفه العشرات بالباطل وبالكذب وبالحيل فلا يسمع لهم,

هذه قواعد الجرح والتعديل المقعدة في الجرح والتعديل التي تلزمنا في مثل هذه الفتن.

&128232; http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=140233
◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉  ◈  ◉
&128204; أصحاب السنة
&127919; ASHHABUS SUNNAH✪

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

Adab-Akhlak,125,Akhirat,12,Akhwat,86,Aqidah,217,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,31,Bantahan,90,Bid'ah,40,Biografi,29,Cerita,15,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,29,Ebook,7,Fadhilah,49,Faedah Ringkas,17,Fiqih,221,Ghaib,11,Hadits,99,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,29,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,76,Inspiratif,26,IT,11,Janaiz,6,Kata Mutiara,123,Keluarga,127,Khawarij,22,Kisah,114,Kontemporer,110,Manhaj,120,Muamalah,37,Nabi,8,Nasehat,370,Poster,6,Puasa,41,Qurban,16,Ramadhan,27,Rekaman,1,Remaja,103,Renungan,23,Ringkasan,89,Sahabat,30,Sehat,26,Sejarah,18,Shalat,105,Syiah,26,Syirik,2,Tafsir,25,Tanya Jawab,435,Tauhid,19,Tazkiyatun Nafs,65,Teman,12,Thaharah,13,Thallabul Ilmi,83,Tweet Ulama,6,Ulama,28,Ustadz Menjawab,4,Video,9,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Wasiat Al-Haq dari Asy-Syaikh Rabi' al-Madkhaly
Wasiat Al-Haq dari Asy-Syaikh Rabi' al-Madkhaly
saya wasiatkan kepada anak-anakku dan saudara-saudaraku agar menginginkan kebenaran dan mencarinya dalam semua perkara dari perkara-perkara yang ada.
http://4.bp.blogspot.com/-wfHrbU_evfc/VhrsqQR3ocI/AAAAAAAAEXg/v4Iht1R-APw/s1600/wasiat-syaikh-rabi.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-wfHrbU_evfc/VhrsqQR3ocI/AAAAAAAAEXg/v4Iht1R-APw/s72-c/wasiat-syaikh-rabi.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
http://www.atsar.id/2015/10/wasiat-al-haq-dari-asy-syaikh-rabi-al.html
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/
http://www.atsar.id/2015/10/wasiat-al-haq-dari-asy-syaikh-rabi-al.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Qodarullah, post tidak ditemukan... LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA LAGI AH... LABEL ARSIP SEARCH SEMUA ARTIKEL Qodarullah, artikel yang antum cari tidak ditemukan ! Ke Beranda Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ahad Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy