Santri Galau Tentang Kerja

SHARE:

Nasihat ringan bagi santri yang khawatir terkait kerjaan.

 Santri Galau Tentang Kerja

Semalam saya mengajak satu santri menemani bermotor untuk sebuah kajian rutin.

Di perjalanan, (mungkin kesempatan baginya), ada pertanyaan yang diajukan tak putus-putus.

" Kalau bisnis itu bagaimana, Ustadz?", tanyanya.

Ada saja yang ia tanyakan. Bisnis herbal, konveksi, olahan kopi, penggilingan batu bahkan produksi kue.

Jelasnya percakapan kami sifatnya obrolan ringan. Bukan investigasi atau penyelidikan.


* * * 


Al Bukhari (6133) meriwayatkan dari Abu Hurairah tentang sabda Nabi Muhammad  صلى الله عليه وسلم :

لاَ يُلْدَغُ المُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ

"Orang beriman itu jangan sampai disengat hewan berbisa dua kali dalam lubang yang sama”

Ada cerita (sababul wurud) yang disebutkan sejumlah ulama mengenai sabda di atas.

Abu Azzah al Jumahi adalah penyair jahiliah terkenal. Melalui puisi-puisi yang dibuat dan bait-bait syair yang dirangkai, Abu Azzah sering menyerang Islam. Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم tidak luput dari hinaannya.

Dalam perang Badar, Abu Azzah tertangkap dan dijadikan tawanan. Mengiba dan meminta belas kasih, Abu Azzah memohon kepada Nabi Muhammad  agar dibebaskan tanpa syarat. Alasannya ia miskin dan menanggung beban keluarga. 

Nabi Muhammad  ﷺ lantas membebaskannya. Dengan janji Abu Azzah tidak mengulang caciannya kepada umat Islam melalui syair-syairnya. Abu Azzah setuju.

Sekembalinya di Mekkah, Abu Azzah mengulangi perbuatannya. Ia menghina dan mencela Islam.

Perang Uhud, Abu Azzah ditangkap kembali. Ia mencoba meminta kebebasan. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun, Nabi Muhammad  ﷺ menolak dan memerintahkan agar Abu Azzah dieksekusi mati. 

Dalam riwayat itu, Nabi Muhammad  ﷺ bersabda, :

لاَ يُلْدَغُ المُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ

"Orang beriman itu jangan sampai disengat hewan berbisa dua kali dalam lubang yang sama”

Al Albani (Irwaul Ghalil, 1215) menyatakan bahwa sabda di atas adalah, “ Sahih. Bukhari Muslim sepakat meriwayatkannya. Adapun latarbelakang (cerita Abu Azzah) yang tersebut di atas, tidak benar. Meskipun diriwayatkan secara jazm oleh al Askari, dinukil al Munawi dalam Faidhul Qadir dan beliau diam tanpa menerangkan aspek cacatnya. Sejumlah ulama mengikuti al Askari dalam hal ini, seperti Ibnu Bathhal, at Tuurbasyani sebagaimana dinukil al Hafidz dalam Fathul Baari (10/440). Beliau sendiri memberikan isyarat kedhaifannya”

Terlepas dari cerita di atas, al Khatabi (Umdatul Qari 22/173) menyatakan bahwa, "Seorang mukmin harus kuat dan waspada. Jangan sampai ia dirugikan karena sebab lalai, lalu tertipu untuk yang kesekian kali. Hal ini, bisa saja terjadi dalam urusan agama sebagaimana dialami dalam perkara dunia. Bahkan, urusan agama jauh lebih penting untuk berhati-hati”

Syaikh Bin Baz (Nur 'Ala Darb) saat ditanya mengenai hadis di atas, memberi contoh, “ Jika si A menipunya satu kali, mestinya ia hati-hati agar tidak ditipu lagi. Jika si B menzaliminya dalam praktek muamalah, jangan sampai ia tertipu lagi dalam muamalah berikutnya”


* * *

Saya sampaikan kepada santri yang membonceng di belakang.

“ Tidak usah terlalu berat berpikir tentang kerja”. Saya lanjutkan, “ Yang terpenting adalah kamu disiplin, amanah, jujur, dan tepat waktu”. 

“ Apapun yang kamu jalankan, insya Allah berhasil. Selagi kamu bisa menjaga kepercayaan orang, harus optimis. Sebab, sekali pelanggan itu disalahi, dikhianati, mana mau ia kembali”, saya tambahkan.

“ Dari yang seorang tidak percaya itu, akan tersebar berita bahwa kamu tidak bisa dipercaya. Runtuh dan hilangnya kepercayaan adalah alamat runtuhnya dirimu”, saya tegaskan.

Memang realitanya demikian, bukan?

Modal utama dalam menjalin dan menjalankan kegiatan adalah kepercayaan. Jika sekali dikhianati, sekali disalahi, dan sekali saja dibohongi, pelanggan atau pembeli akan lari. 

Walaupun engkau minta maaf, ia tidak ambil peduli. Percuma juga engkau bicara kesana kemari menuduh pelanggan atau pembeli itu tidak berlapang dada dan tidak mau memaafkan sebenar-benarnya. Percuma!

Bisa jadi ia memaafkan, namun untuk kembali lagi mempercayaimu, itu sulit. Apa hakmu untuk memaksanya? Sebab, ia berprinsip :

لاَ يُلْدَغُ المُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ

"Orang beriman itu jangan sampai disengat hewan berbisa dua kali dalam lubang yang sama”

“ Sudahlah, Zuhair”, saya sebut namanya. “ Kamu baik-baik saja belajar di sini. Tidak usah kamu pikir bekerja. Kami sudah memikirkannya untuk kalian. Yang penting kamu bentuk dirimu untuk disiplin, tepat waktu, dan amanah. Ingat! Amanah. Sebab, sekali kepercayaan itu hilang, sangat susah untuk mengembalikannya”, tutup saya sambil menambah kecepatan motor.


Lendah 03 Desember 2021

t.me/anakmudadansalaf

KOMENTAR

BLOGGER
Nama

Adab-Akhlak,199,Akhirat,19,Akhwat,104,Anak Muda dan Salaf,50,Anti Teroris,2,Aqidah,272,Arab Saudi,16,Asma wa Shifat,2,Audio,45,Audio Singkat,8,Bantahan,105,Bid'ah,55,Biografi,68,Cerita,46,Cinta,9,Dakwah,25,Doa Dzikir,52,Ebook,13,Fadhilah,59,Faedah Ringkas,17,Fatwa Ringkas,4,Fiqih,309,Ghaib,15,Hadits,158,Haji-Umroh,11,Hari Jumat,32,Hari Raya,3,Ibadah,41,Info,76,Inspiratif,36,IT,10,Janaiz,4,Kata Mutiara,129,Keluarga,198,Khawarij,22,Khutbah,3,Kisah,231,Kitab,3,Kontemporer,140,Manhaj,162,Muamalah,44,Nabi,14,Nasehat,549,Poster,7,Puasa,53,Qurban,18,Ramadhan,48,Rekaman,2,Remaja,138,Renungan,70,Ringkasan,96,Sahabat,52,Sehat,26,Sejarah,39,Serial,3,Shalat,143,Syiah,27,Syirik,12,Tafsir,40,Tanya Jawab,564,Tauhid,48,Tazkiyatun Nafs,103,Teman,18,Thaharah,21,Thalabul Ilmi,115,Tweet Ulama,6,Ulama,59,Ustadz Menjawab,9,Video,13,Zakat,10,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Santri Galau Tentang Kerja
Santri Galau Tentang Kerja
Nasihat ringan bagi santri yang khawatir terkait kerjaan.
https://1.bp.blogspot.com/-KTHOAPcvg6s/YaoU8NXKthI/AAAAAAAARcc/0A4qgLNzY0w98r7kRM8A79hhvxNBsmFFwCNcBGAsYHQ/s320/pexels-%25D0%25B8%25D0%25B3%25D0%25BE%25D1%2580%25D1%258C-%25D1%2586%25D1%258B%25D0%25B1%25D1%2583%25D0%25BB%25D1%258C%25D1%2581%25D0%25BA%25D0%25B8%25D0%25B9-9715787.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-KTHOAPcvg6s/YaoU8NXKthI/AAAAAAAARcc/0A4qgLNzY0w98r7kRM8A79hhvxNBsmFFwCNcBGAsYHQ/s72-c/pexels-%25D0%25B8%25D0%25B3%25D0%25BE%25D1%2580%25D1%258C-%25D1%2586%25D1%258B%25D0%25B1%25D1%2583%25D0%25BB%25D1%258C%25D1%2581%25D0%25BA%25D0%25B8%25D0%25B9-9715787.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
https://www.atsar.id/2021/12/santri-galau-tentang-kerja.html
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/2021/12/santri-galau-tentang-kerja.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA POST Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BACA LAGI YUK LABEL ARSIP SEARCH ALL POSTS Al afwu, artikel tidak ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang ago $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikut THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy