Menyoroti Perihal Membawa Anak ke Masjid

SHARE:

Pertanyaan ini berkaitan dengan hadirnya sebagian orang yang shalat dengan membawa putranya

MENYOROTI PERIHAL MEMBAWA ANAK YANG BELUM MUMAYYIZ KE MASJID.

Fadhilatus syaikh DR. Muhammad bin Hadi Al-Madkholi حفظه الله تعالى :

                   ﷽






PERTANYAAN:

Pertanyaan ini berkaitan dengan hadirnya sebagian orang yang shalat dengan membawa putranya yang belum mumayyiz yang mereka belum faham tentang shalat dan meletakkannya di samping mereka?

JAWABAN:

"Kami telah memberi peringatan akan hal itu beberapa kali pada waktu shalat, dan tidak diragukan lagi bahwa anak-anak kecil jika dia sudah mumayyiz dan memahami perihal shalat maka seyogyanya bagi bapaknya untuk meletakkannya di ujung shof, atau jika
dia ingin meletakkan anaknya di sebelahnya atau di belakang maka di shof kedua,

Adapun jika dia meletakkan anaknya dengan cara memutus shof diantara shof yang ada, dan menjadikannya di belakang imam atau di samping kanan maupun samping kiri imam sesungguhnya hal ini menyelisihi sunnah, karena tempat-tempat ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang telah dewasa dan berakal,
dan wajib untuk memberikan penjelasan kepada mereka namun jangan memindahkannya, karena tempatnya anak-anak bukanlah di sini, tempatnya anak-anak di belakang pria dewasa, jika anak-anak sudah mumayyiz maka inilah tempat mereka, lantas bagaimana jika mereka yang belum mumayyiz !

Penanya di sini menyebutkan  bahwasanya sebagian mereka membawa anak-anak dan membiarkan mereka ke masjid membuat kegaduhan kepada manusia! Ini tidak semestinya (terjadi), akan tetapi yang dibawa hanyalah yang faham dan mengerti, akan tetapi terkadang pada sebagian kesempatan sebagian orangtua menghadirkan mereka, bersama mereka anak-anak kecil

● yang membuat kegaduhan,
● terkadang lalu-lalang melintas di masjid

dan di saat tiba waktu sholat maka mereka tidak sanggup meninggalkannya maka kita katakan jika demikian keadaannya:

➢ maka hendaklah memperlambat kedatangan
➢ dan letakkan dia (anak tersebut) di sampingnya
➢ atau dia letakkan di depannya jika dia belum mumayyiz,
apabila dia bermain, datang dan pergi, bisikkan ke telinganya untuk dijelaskan kepadanya dengan mengatakan: jangan kamu lakukan itu, duduklah, maka anak tersebut akan faham yang demikian,

inilah yang wajib apabila sangat diperlukan untuk membawa mereka, iya mendidiknya dan memberikannya arahan kepada hal ini yang telah kami sebutkan,

adapun jika dia selalu datang dengan membawa anak dan dia bukan termasuk dari orang-orang yang mengharuskan membawa anak-anak ini, atau dianjurkan bagi mereka ini maka perbuatannya ini menyelisihi sunnah, maka Rasulullah ﷺ hanyalah mengatakan:

«مروا أبنائكم بالصلاة لِسبع»

"Perintahkan oleh kalian anak-anak kalian dengan sholat di usia tujuh tahun",
☞ inilah usia tamyiz untuk dididik, bukan untuk dihadirkan dalam keadaan masih berusia lima tahun agar terbiasa ke masjid! KELIRU, Nabi ﷺ memerintahkan untuk mendidiknya dari usia tujuh tahun:

«واضربوهم عليها لِعشر سنين»

"Dan pukul-lah mereka karena (meninggalkan) sholat pada usia sepuluh tahun."

maka ini waktu ditekankan padanya, diwajibkan padanya sekalipun bukan kewajiban akan tetapi ditekankan perintah padanya dengan menghadirkannya dan memerintahkannya hingga dia terbiasa pada usia ini,

adapun yang masih dibawah usia ini, empat tahun dan tiga tahun dan dua tahun, INI TIDAKLAH BENAR, ini akan mengganggu orang-orang yang sholat, dan apabila dia datang dengan membawa anaknya karena terpaksa maka wajib atasnya untuk menjaga anaknya dan tidak boleh membuat kegaduhan kepada saudaranya."

Sumber Artikel: Web Al-Imam Al-Aajurry
——————————————————
 سؤال عن إحضار بعض المصلين لأبنائهم الصغار غير المميزين [ الشيخ :: محمد بن هادي المدخلي ]


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

السؤال : -

هذا سؤال عن إحضار بعض المصلين لأبنائهم الصغار غير المميزين الذين لا يفهمون ويجعلونهم بجوارِهِم ؟

الجواب : -

نبّهنا على ذلك عدة مرات في عددِ من الصلوات، ولا شكّ إن الصغير، إذا كانَ مميزًا ويفهم ينبغي على وليّهِ أن يكون في طرف الصف، إذا أرادَ أن يكونَ بجوارِهِ أو خلف في الصف الثاني، أما أن يقطع
بهِ صفوف الناس، ويجعله على خلف الإمام

Ahlussunnah Karawang

——————————————————

YANG WAJIB BAGI PARA AYAH UNTUK TIDAK MENGHADIRKAN ANAK-ANAK KECIL MEREKA YANG BELUM TUJUH TAHUN HINGGA BERAKAL.

Berkata Al-'Allamah Ibnu Baaz rahimahullah:

PERTANYAAN:

Di dalam masjid ada anak-anak  berusia empat atau lima tahun mereka hadir bersama ayah-ayah mereka untuk sholat jumat, kemudian ketika imam hendak menunaikan sholat mereka (anak-anak) memutuskan sholat orang-orang yang sholat, mereka mengobrol dan mereka pun keluar, apakah yang demikian dibenarkan? Dan apakah mereka memutuskan sholat?

JAWABAN:

"Yang wajib atas para ayah ialah agar mereka tidak menghadirkan anak-anak kecil mereka yang belum berusia tujuh tahun hingga mereka berakal, dan apabila mereka telah berusia tujuh tahun dan telah berakal maka diperintahkan mereka untuk sholat,

adapun jika mereka kurang dari itu, atau mereka belum berakal maka tidak sepantasnya untuk dihadirkan; karena mereka tidak ada kewajiban sholat bagi mereka; karena mereka mengganggu orang-orang yang sholat dan membuat kegaduhan atas mereka.

Dan tidaklah memutuskan sholat kecuali 3 hal saja:
❶ wanita yang sudah baligh
❷ keledai
❸ anjing hitam.

Mereka inilah yang dapat memutuskan sholat apabila mereka melewati diantara orang yang sholat dengan sutrah (pembatas)nya jika dia memiliki sutrah atau (melewati) dihadapannya jika dia tidak memiliki sutrah, akan tetapi orang yang sholat hendaknya tidak membiarkan orang lain melintas (lewat), maka pria dewasa tidak boleh lewat (dihadapan orang sholat, pent), dan anak kecil tidak boleh lewat, dan hewan tidak boleh lewat apabila memungkinkan hal itu.

Berdasarkan sabda Nabi ﷺ :

«إذا صلى أحدكم إلى شيء يستره من الناس فأراد أحد أن يجتاز بين يديه فليدفعه فإن أبى فليقاتله فإنما هو شيطان»

"Apabila salahsatu kalian sholat menghadap sesuatu yang dijadikannya sebagai sutrah dari manusia dan apabila seseorang hendak lewat dihadapannya maka hendaknya dia tolak dan jika dia enggan maka perangi (baca: lawan) dia karena dia hanyalah syaitan." (¹) Telah disepakati atas keshahihannya dari hadits Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahu 'anhu, akan tetapi jika seseorang melintas atau seekor unta atau domba melintas maka hal itu tidaklah memutuskan sholat, dan tidak dapat memutuskan sholat kecuali 3 golongan yang telah disebutkan di dalam hadits yang shahih dari Nabi ﷺ yaitu:
❶ keledai
❷ anjing hitam
❸ dan wanita yang telah baligh sebagaimana telah lalu. ❞
__________
(¹) HR. Bukhari di dalam "As-Sholat" no. (479) dan lafazh ada padanya, dan Muslim di dalam "As-Sholat" no. (783).
             
Sumber Artikel:
http://www.binbaz.org.sa/node/1351


-----------------------


NASEHAT BERHARGA UNTUK ORANG TUA YANG MENGAJAK ANAK-ANAK MEREKA KE MASJID


Berkata al Allamah Muhammad Aman al Jami rahimahullah :

Adapun bermudah-mudahannya sebagian orang ketika mereka membawa anak kecil yang berumur tujuh tahun atau di bawah tujuh tahun ke Masjid, yang mereka tidak berthaharah (bersuci) dan tidak pula mengetahui shalat yang benar, yang kemudian dia menempatkan anak tersebut ditengah shaf (barisan) dan akhirnya shaf (barisan) tersebut teranggap sebagai shaf yang terputus dikarenakan keberadaan anak kecil tersebut ditengah shaf.

Maka orang tersebut masuk dalam kategori sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :

"Barang siapa yang menyambung shaf maka Allah akan menyambung dia dan barang siapa yang memutus shaf maka Allah akan memutuskan dia "

📖 Kittab: Syarh Syurutu Sholah


****

Disebarkan Oleh Happy Islam | Arsip Fawaid Salafy
Join Channel Telegram

telegram.me/happyislamcom

KOMENTAR

BLOGGER
program peduli lombok dan sulteng
Nama

Adab-Akhlak,129,Akhirat,12,Akhwat,91,Aqidah,221,Arab Saudi,15,Asma wa Shifat,1,Audio,32,Bantahan,93,Bid'ah,41,Biografi,32,Cerita,15,Cinta,8,Dakwah,17,Doa Dzikir,31,Ebook,7,Fadhilah,50,Faedah Ringkas,17,Fatwa Ringkas,4,Fiqih,231,Ghaib,11,Hadits,108,Haji-Umroh,10,Hari Jumat,30,Hari Raya,3,Ibadah,49,Info,77,Inspiratif,26,IT,12,Janaiz,6,Kata Mutiara,123,Keluarga,135,Khawarij,22,Kisah,117,Kontemporer,113,Manhaj,124,Muamalah,38,Nabi,8,Nasehat,377,Poster,6,Puasa,41,Qurban,17,Ramadhan,27,Rekaman,1,Remaja,104,Renungan,23,Ringkasan,90,Sahabat,30,Sehat,27,Sejarah,19,Shalat,106,Syiah,26,Syirik,3,Tafsir,26,Tanya Jawab,450,Tauhid,23,Tazkiyatun Nafs,67,Teman,12,Thaharah,15,Thallabul Ilmi,85,Tweet Ulama,6,Ulama,29,Ustadz Menjawab,5,Video,10,Zakat,3,
ltr
item
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy: Menyoroti Perihal Membawa Anak ke Masjid
Menyoroti Perihal Membawa Anak ke Masjid
Pertanyaan ini berkaitan dengan hadirnya sebagian orang yang shalat dengan membawa putranya
http://2.bp.blogspot.com/-3UGl0FggMrg/VkR9SZQSk1I/AAAAAAAAFFM/zyJvMuUqOfU/s320/hukum%2Bmembawa%2Banak%2Bdi%2Bmasjid.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-3UGl0FggMrg/VkR9SZQSk1I/AAAAAAAAFFM/zyJvMuUqOfU/s72-c/hukum%2Bmembawa%2Banak%2Bdi%2Bmasjid.jpg
Atsar ID | Arsip Fawaid Salafy
https://www.atsar.id/2015/12/menyoroti-perihal-membawa-anak-ke-masjid.html
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/
https://www.atsar.id/2015/12/menyoroti-perihal-membawa-anak-ke-masjid.html
true
5378972177409243253
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA POST Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BACA LAGI YUK LABEL ARSIP CARI ARTIKEL ALL POSTS Al afwu, artikel tidak ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang ago $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan yang lalu Pengikut Ikut THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy